<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7398815192725754148</id><updated>2011-07-08T19:23:52.723+07:00</updated><title type='text'>aRmaDa LucU "n imoet</title><subtitle type='html'>Hari gni masih cemberut,mrengut "n g mood??????????
mending kkkecni ja blog"e wonnnk lucu "n imoet yg kkya marmmmut dijammin bakalan senyam senyum ssssendiri dech.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>afry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14832770636801750849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qhN06NB6XpE/Sg0nba6i0QI/AAAAAAAAADk/y7CVONMbdYA/S220/aku.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>18</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7398815192725754148.post-4059252910494646730</id><published>2010-01-13T05:18:00.003+07:00</published><updated>2010-01-13T05:28:33.530+07:00</updated><title type='text'>ALAMAT IP VERSI 6</title><content type='html'>Alamat IP versi 6 (sering disebut sebagai alamat IPv6) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 6. Panjang totalnya adalah 128-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 2128=3,4 x 1038 host komputer di seluruh dunia. Contoh alamat IP versi 6 adalah 21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Selayang pandang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan IPv4 yang hanya memiliki panjang 32-bit (jumlah total alamat yang dapat dicapainya mencapai 4,294,967,296 alamat), alamat IPv6 memiliki panjang 128-bit. IPv4, meskipun total alamatnya mencapai 4 miliar, pada kenyataannya tidak sampai 4 miliar alamat, karena ada beberapa limitasi, sehingga implementasinya saat ini hanya mencapai beberapa ratus juta saja. IPv6, yang memiliki panjang 128-bit, memiliki total alamat yang mungkin hingga 2128=3,4 x 1038 alamat. Total alamat yang sangat besar ini bertujuan untuk menyediakan ruang alamat yang tidak akan habis (hingga beberapa masa ke depan), dan membentuk infrastruktur routing yang disusun secara hierarkis, sehingga mengurangi kompleksitas proses routing dan tabel routing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti halnya IPv4, IPv6 juga mengizinkan adanya DHCP Server sebagai pengatur alamat otomatis. Jika dalam IPv4 terdapat dynamic address dan static address, maka dalam IPv6, konfigurasi alamat dengan menggunakan DHCP Server dinamakan dengan stateful address configuration, sementara jika konfigurasi alamat IPv6 tanpa DHCP Server dinamakan dengan stateless address configuration.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya IPv4 yang menggunakan bit-bit pada tingkat tinggi (high-order bit) sebagai alamat jaringan sementara bit-bit pada tingkat rendah (low-order bit) sebagai alamat host, dalam IPv6 juga terjadi hal serupa. Dalam IPv6, bit-bit pada tingkat tinggi akan digunakan sebagai tanda pengenal jenis alamat IPv6, yang disebut dengan Format Prefix (FP). Dalam IPv6, tidak ada subnet mask, yang ada hanyalah Format Prefix.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalamatan IPv6 didefinisikan dalam RFC 2373.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Format Alamat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam IPv6, alamat 128-bit akan dibagi ke dalam 8 blok berukuran 16-bit, yang dapat dikonversikan ke dalam bilangan heksadesimal berukuran 4-digit. Setiap blok bilangan heksadesimal tersebut akan dipisahkan dengan tanda titik dua (:). Karenanya, format notasi yang digunakan oleh IPv6 juga sering disebut dengan colon-hexadecimal format, berbeda dengan IPv4 yang menggunakan dotted-decimal format.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah contoh alamat IPv6 dalam bentuk bilangan biner:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0010000111011010000000001101001100000000000000000010111100111011000000101010101000000000&lt;br /&gt;1111111111111110001010001001110001011010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menerjemahkannya ke dalam bentuk notasi colon-hexadecimal format, angka-angka biner di atas harus dibagi ke dalam 8 buah blok berukuran 16-bit:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0010000111011010 0000000011010011 0000000000000000 0010111100111011 0000001010101010&lt;br /&gt; 0000000011111111 1111111000101000 1001110001011010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, setiap blok berukuran 16-bit tersebut harus dikonversikan ke dalam bilangan heksadesimal dan setiap bilangan heksadesimal tersebut dipisahkan dengan menggunakan tanda titik dua. Hasil konversinya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Penyederhanaan bentuk alamat&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Alamat di atas juga dapat disederhanakan lagi dengan membuang angka 0 pada awal setiap blok yang berukuran 16-bit di atas, dengan menyisakan satu digit terakhir. Dengan membuang angka 0, alamat di atas disederhanakan menjadi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21DA:D3:0:2F3B:2AA:FF:FE28:9C5A&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konvensi pengalamatan IPv6 juga mengizinkan penyederhanaan alamat lebih jauh lagi, yakni dengan membuang banyak karakter 0, pada sebuah alamat yang banyak angka 0-nya. Jika sebuah alamat IPv6 yang direpresentasikan dalam notasi colon-hexadecimal format mengandung beberapa blok 16-bit dengan angka 0, maka alamat tersebut dapat disederhanakan dengan menggunakan tanda dua buah titik dua (:). Untuk menghindari kebingungan, penyederhanaan alamat IPv6 dengan cara ini sebaiknya hanya digunakan sekali saja di dalam satu alamat, karena kemungkinan nantinya pengguna tidak dapat menentukan berapa banyak bit 0 yang direpresentasikan oleh setiap tanda dua titik dua (:) yang terdapat dalam alamat tersebut. Tabel berikut mengilustrasikan cara penggunaan hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Format Prefix&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam IPv4, sebuah alamat dalam notasi dotted-decimal format dapat direpresentasikan dengan menggunakan angka prefiks yang merujuk kepada subnet mask. IPv6 juga memiliki angka prefiks, tapi tidak didugnakan untuk merujuk kepada subnet mask, karena memang IPv6 tidak mendukung subnet mask.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prefiks adalah sebuah bagian dari alamat IP, di mana bit-bit memiliki nilai-nilai yang tetap atau bit-bit tersebut merupakan bagian dari sebuah rute atau subnet identifier. Prefiks dalam IPv6 direpesentasikan dengan cara yang sama seperti halnya prefiks alamat IPv4, yaitu [alamat]/[angka panjang prefiks]. Panjang prefiks menentukan jumlah bit terbesar paling kiri yang membuat prefiks subnet. Sebagai contoh, prefiks sebuah alamat IPv6 dapat direpresentasikan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3FFE:2900:D005:F28B::/64&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada contoh di atas, 64 bit pertama dari alamat tersebut dianggap sebagai prefiks alamat, sementara 64 bit sisanya dianggap sebagai interface ID.&lt;br /&gt;[sunting] Jenis-jenis Alamat IPv6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IPv6 mendukung beberapa jenis format prefix, yakni sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Alamat Unicast, yang menyediakan komunikasi secara point-to-point, secara langsung antara dua host dalam sebuah jaringan.&lt;br /&gt;    * Alamat Multicast, yang menyediakan metode untuk mengirimkan sebuah paket data ke banyak host yang berada dalam group yang sama. Alamat ini digunakan dalam komunikasi one-to-many.&lt;br /&gt;    * Alamat Anycast, yang menyediakan metode penyampaian paket data kepada anggota terdekat dari sebuah group. Alamat ini digunakan dalam komunikasi one-to-one-of-many. Alamat ini juga digunakan hanya sebagai alamat tujuan (destination address) dan diberikan hanya kepada router, bukan kepada host-host biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dilihat dari cakupan alamatnya, alamat unicast dan anycast terbagi menjadi alamat-alamat berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Link-Local, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam satu subnet.&lt;br /&gt;    * Site-Local, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam sebuah intranet.&lt;br /&gt;    * Global Address, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam Internet berbasis IPv6.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, cakupan alamat multicast dimasukkan ke dalam struktur alamat.&lt;br /&gt;[sunting] Unicast Address&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat IPv6 unicast dapat diimplementasikan dalam berbagai jenis alamat, yakni:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Alamat unicast global&lt;br /&gt;    * Alamat unicast site-local&lt;br /&gt;    * Alamat unicast link-local&lt;br /&gt;    * Alamat unicast yang belum ditentukan (unicast unspecified address)&lt;br /&gt;    * Alamat unicast loopback&lt;br /&gt;    * Alamat unicast 6to4&lt;br /&gt;    * Alamat unicast ISATAP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Unicast global addresses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat unicast global IPv6 mirip dengan alamat publik dalam alamat IPv4. Dikenal juga sebagai Aggregatable Global Unicast Address. Seperti halnya alamat publik IPv4 yang dapat secara global dirujuk oleh host-host di Internet dengan menggunakan proses routing, alamat ini juga mengimplementasikan hal serupa. Struktur alamat IPv6 unicast global terbagi menjadi topologi tiga level (Public, Site, dan Node).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Unicast site-local addresses&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Alamat unicast site-local IPv6 mirip dengan alamat privat dalam IPv4. Ruang lingkup dari sebuah alamat terdapat pada internetwork dalam sebuah site milik sebuah organisasi. Penggunaan alamat unicast global dan unicast site-local dalam sebuah jaringan adalah mungkin dilakukan. Prefiks yang digunakan oleh alamat ini adalah FEC0::/48.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Unicast link-local address&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat unicast link-local adalah alamat yang digunakan oleh host-host dalam subnet yang sama. Alamat ini mirip dengan konfigurasi APIPA (Automatic Private Internet Protocol Addressing) dalam sistem operasi Microsoft Windows XP ke atas. host-host yang berada di dalam subnet yang sama akan menggunakan alamat-alamat ini secara otomatis agar dapat berkomunikasi. Alamat ini juga memiliki fungsi resolusi alamat, yang disebut dengan Neighbor Discovery. Prefiks alamat yang digunakan oleh jenis alamat ini adalah FE80::/64.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Unicast unspecified address&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat unicast yang belum ditentukan adalah alamat yang belum ditentukan oleh seorang administrator atau tidak menemukan sebuah DHCP Server untuk meminta alamat. Alamat ini sama dengan alamat IPv4 yang belum ditentukan, yakni 0.0.0.0. Nilai alamat ini dalam IPv6 adalah 0:0:0:0:0:0:0:0 atau dapat disingkat menjadi dua titik dua (::).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; Unicast Loopback Address&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Alamat unicast loopback adalah sebuah alamat yang digunakan untuk mekanisme interprocess communication (IPC) dalam sebuah host. Dalam IPv4, alamat yang ditetapkan adalah 127.0.0.1, sementara dalam IPv6 adalah 0:0:0:0:0:0:0:1, atau ::1.&lt;br /&gt;[sunting] Unicast 6to4 Address&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat unicast 6to4 adalah alamat yang digunakan oleh dua host IPv4 dan IPv6 dalam Internet IPv4 agar dapat saling berkomunikasi. Alamat ini sering digunakan sebagai pengganti alamat publik IPv4. Alamat ini aslinya menggunakan prefiks alamat 2002::/16, dengan tambahan 32 bit dari alamat publik IPv4 untuk membuat sebuah prefiks dengan panjang 48-bit, dengan format 2002:WWXX:YYZZ::/48, di mana WWXX dan YYZZ adalah representasi dalam notasi colon-decimal format dari notasi dotted-decimal format w.x.y.z dari alamat publik IPv4. Sebagai contoh alamat IPv4 157.60.91.123 diterjemahkan menjadi alamat IPv6 2002:9D3C:5B7B::/48.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun demikian, alamat ini sering ditulis dalam format IPv6 Unicast global address, yakni 2002:WWXX:YYZZ:SLA ID:Interface ID.&lt;br /&gt;[sunting] Unicast ISATAP Address&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat Unicast ISATAP adalah sebuah alamat yang digunakan oleh dua host IPv4 dan IPv6 dalam sebuah Intranet IPv4 agar dapat saling berkomunikasi. Alamat ini menggabungkan prefiks alamat unicast link-local, alamat unicast site-local atau alamat unicast global (yang dapat berupa prefiks alamat 6to4) yang berukuran 64-bit dengan 32-bit ISATAP Identifier (0000:5EFE), lalu diikuti dengan 32-bit alamat IPv4 yang dimiliki oleh interface atau sebuah host. Prefiks yang digunakan dalam alamat ini dinamakan dengan subnet prefix. Meski alamat 6to4 hanya dapat menangani alamat IPv4 publik saja, alamat ISATAP dapat menangani alamat pribadi IPv4 dan alamat publik IPv4.&lt;br /&gt;[sunting] Multicast Address&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat multicast IPv6 sama seperti halnya alamat multicast pada IPv4. Paket-paket yang ditujukan ke sebuah alamat multicast akan disampaikan terhadap semua interface yang dikenali oleh alamat tersebut. Prefiks alamat yang digunakan oleh alamat multicast IPv6 adalah FF00::/8.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Anycast Address&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat Anycast dalam IPv6 mirip dengan alamat anycast dalam IPv4, tapi diimplementasikan dengan cara yang lebih efisien dibandingkan dengan IPv4. Umumnya, alamat anycast digunakan oleh Internet Service Provider (ISP) yang memiliki banyak klien. Meskipun alamat anycast menggunakan ruang alamat unicast, tapi fungsinya berbeda daripada alamat unicast.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IPv6 menggunakan alamat anycast untuk mengidentifikasikan beberapa interface yang berbeda. IPv6 akan menyampaikan paket-paket yang dialamatkan ke sebuah alamat anycast ke interface terdekat yang dikenali oleh alamat tersebut. Hal ini sangat berbeda dengan alamat multicast, yang menyampaikan paket ke banyak penerima, karena alamat anycast akan menyampaikan paket kepada salah satu dari banyak penerima.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7398815192725754148-4059252910494646730?l=armada-wonkgandrung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/feeds/4059252910494646730/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2010/01/alamat-ip-versi-6.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/4059252910494646730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/4059252910494646730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2010/01/alamat-ip-versi-6.html' title='ALAMAT IP VERSI 6'/><author><name>afry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14832770636801750849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qhN06NB6XpE/Sg0nba6i0QI/AAAAAAAAADk/y7CVONMbdYA/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7398815192725754148.post-5043004017350899271</id><published>2009-12-21T17:26:00.003+07:00</published><updated>2009-12-21T17:32:37.276+07:00</updated><title type='text'>Cellular technology</title><content type='html'>Sistem selular adalah sistem yang canggih, sebab sistem ini membagi suatu kawasan dalam beberapa sel kecil. Hal ini digunakan untuk memastikan bahwa frekuensi dapat meluas sehingga mencapai ke semua bagian pada kawasan tertentu sehingga beberapa pengguna dapat menggunakan ponsel mereka secara simultan tanpa jeda dan tanpa terputus-putus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi Selular&lt;br /&gt;Pada sistem seluler, untuk menggambarkan cakupan area secara geografis digunakanlah penggambaran heksagonal. Area inilah yang disebut sel (Cell). Mengapa bentuknya heksagonal bukan lingkaran untuk menggambarkan sebuah sel?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arsitektur Jaringan GSM&lt;br /&gt;Jaringan di dalam Global System for Mobile Telecommunication (GSM) disusun dari beberapa entitas fungsional yang dibagi menjadi 3 (tiga) bagian yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Mobile Station&lt;br /&gt;Mobile Station yang merupakan perangkat dibawa oleh pelanggan atau kata lain telepon selulernya yang akan menerima maupun mengirimkan data. Mobile Station terdiri dari Radio transceiver, Display dan Digital Signal Proccesor (DSP) dan kartu SIM (Subscriber Identity Module).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Global System for Mobile telecommunication (GSM) identitas panggilan tidak dihubungkan dengan ponselnya tetapi dengan kartu SIM sehingga bila kartu SIM dimasukan keterminal lain maka pengguna akan tetap menerima panggilan dan dapat melakukan pemanggilan dari terminal tersebut serta dapat menerima layanan pelanggan yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobile Equipment atau Ponsel secara unik dapat dikenali dengan International Mobile Subscriber Identity (IMEI) sedangkan kartu SIM memiliki InternationalMobile Subscriber Identity (IMSI) yang dapat mengidentifikasi pelanggan. Akan tetapi IMEI dengan IMSI tidak saling tergantung maka dapat digunakan dalam mobilitas pribadi. Dengan kata lain kita dapat memindahkan kartu SIM ke ponsel manapun juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Base Station Subsystem (BBS)&lt;br /&gt;Base Station Subsystem (BBS) merupakan peralatan yang mengendalikan hubungan antara radio dengan mobile station. Base Station Subsystem terdiri atas dua bagian yaitu : Base Transceiver Station (BTS) yang mengandung transceiver radio yang menangani sebuah cell atau daerah dan berhubungan dengan mobile station dan Base Station Controller (BSC) yang cara kerjanya mengatur hubungan radio antara satu dan beberapa Base Transceiver Station.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu juga Base Transceiver Station merupakan penghubung antara Mobile station dengan Mobile Service Switching Center (MSC)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Network Subsystem&lt;br /&gt;Network Subsystem yang merupakan bagian utamanya adalah Mobile Service Switcing Center (MSC) kegunaannya untuk melakukan switching pengguna jaringan bergerak dengan pengguna jaringan bergerak atau tetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobile Service Switching Center (MSC) juga menyediakan hubungan dengan jaringan PSTN dan ISDN. Pensinyalan di antara entitas fungsional ini menggunakan Signaling Sistem Number 7 (SS7) yang digunakan untuk Trunk Signaling dalam ISDN dan digunakan secara luas di jaringan umum sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi mengenai Mobile Station disimpan dalam dua Location Register yang merupakan sebuah basis data. Yang pertama adalah Home Location Register (HLR) yang berisi semua informasi administrasi dari semua pelanggan yang terdaftar disuatu jaringan GSM beserta lokasi dari mobile station. Lokasi dari suatu Mobile Station disimpan dalam bentuk Mobile Station Roaming Number (MSRN).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan yang kedua adalah Visitor Location Register (VLR) berisi informasi berisi administrasi terpilih dari Home Location Register (HLR) yang dibutukan untuk control pangilan dan izin bagi pengguna service berlangganan untuk setiap pengguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Register lain yang digunakan untuk autentikasi dan keamanan adalah Equipment Identity Register (EIR) yang merupakan basis data yang berisi daftar Mobile Station yang valid dalam jaringan GSM yang teridentifikasi lewat nomor IMEI. Sedangkan Autenthication Center adalah basis data terproteksi yang menyimpan salinan PIN (Personal Identity Number) yang digunakan untuk autentifikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan TI dalam bidang Telekomunikasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya konvergensi TI dengan teknologi telekomunikasi, membuat teknologi telah&lt;br /&gt;menjadi segalanya bagi manusia, Teknologi komunikasi khususnya selular telah berkembang&lt;br /&gt;pesat di Indonesia, hal ini dimungkinkan dengan penetrasi pasar yang besar terhadap&lt;br /&gt;kebutuhan telekomunikasi khususnya yang sifatnya mobile, saat ini menurut statistic pengguna&lt;br /&gt;selular di Indonesia telah mencapai angka sekitar 8 juta dengan.&lt;br /&gt;Masyarakat Indonesia secara tidak langsung telah menggunakan teknologi informasi khussunya&lt;br /&gt;dibidang komunikasi. Mobilitas dan trend mungkin yang menjadi factor utama dari suksesnya&lt;br /&gt;teknologi ini, mobilitas merupakan keunggulan utama teknologi seluler dibandingkan dengan&lt;br /&gt;telpon tetap. Setiap pelanggan dapat mengakses dimana saja., kapan pun ia berada,&lt;br /&gt;Komunikasi suara, dewasa ini, tidak lagi hanya mengandalkan jaringan kabel yang besifat tetap&lt;br /&gt;(fixed line), selain itu juga komunikasi tidak hanya suara namun juga data dan gambar yang&lt;br /&gt;berujung pada multimedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini kita mengenal berbagai jenis perangkat komunikasi, seperti perangkat komunikasi&lt;br /&gt;tetap (fixed phone), komunikasi bergerak terbatas (fixed mobile phone) dan komunikasi&lt;br /&gt;bergerak selular (cellular mobile phone).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah Teknologi mobile&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, liberalisasi bisnis seluler dimulai sejak tahun 1995, saat pemerintah mulai&lt;br /&gt;membuka kesempatan kepada swasta untuk berbisnis telepon seluler dengan cara kompetisi&lt;br /&gt;penuh. Bisa diperhatikan, bagaimana ketika teknologi GSM (global system for mobile) datang&lt;br /&gt;dan menggantikan teknologi seluler generasi pertama yang sudah masuk sebelumnya ke&lt;br /&gt;Indonesia seperti NMT (nordic mobile telephone) dan AMPS (advance mobile phone system).&lt;br /&gt;Ketika di tahun 1980-an, teknologi Global System for Mobile Communication (GSM) datang ke&lt;br /&gt;Indonesia, maka para operator pemakai teknologi AMPS (Advanced Mobile Phone System)&lt;br /&gt;menghilang. Lalu, muncul Satelindo sebagai pemenang, yang kemudian disusul oleh&lt;br /&gt;Telkomsel. Dan pada akhirnya teknologi GSM lebih unggul dan perkembang bak jamur di musin&lt;br /&gt;hujan, ini dikarenakan kapasitas jaringan lebih tinggi, karena efisiensi di spektrum frekuensi&lt;br /&gt;dari pada teknologi NMT dan AMPS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, dalam kurun waktu hampir satu dekade, teknologi GSM telah menguasai pasar&lt;br /&gt;dengan jumlah pelanggan lebih dari jumlah pelanggan telepon tetap.&lt;br /&gt;Di Indonesia, liberalisasi bisnis seluler dimulai sejak tahun 1995, saat pemerintah mulai&lt;br /&gt;membuka kesempatan kepada swasta untuk berbisnis telepon seluler dengan cara kompetisi&lt;br /&gt;penuh. Bisa diperhatikan, bagaimana ketika teknologi GSM (global system for mobile) datang&lt;br /&gt;dan menggantikan teknologi seluler generasi pertama yang sudah masuk sebelumnya ke&lt;br /&gt;Indonesia seperti NMT (nordic mobile telephone) dan AMPS (advance mobile phone system).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika di tahun 1980-an, teknologi Global System for Mobile Communication (GSM) datang ke&lt;br /&gt;Indonesia, maka para operator pemakai teknologi AMPS (Advanced Mobile Phone System)&lt;br /&gt;menghilang. Lalu, muncul Satelindo sebagai pemenang, yang kemudian disusul oleh&lt;br /&gt;Telkomsel.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7398815192725754148-5043004017350899271?l=armada-wonkgandrung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/feeds/5043004017350899271/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/12/cellular-technology.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/5043004017350899271'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/5043004017350899271'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/12/cellular-technology.html' title='Cellular technology'/><author><name>afry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14832770636801750849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qhN06NB6XpE/Sg0nba6i0QI/AAAAAAAAADk/y7CVONMbdYA/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7398815192725754148.post-6889659466396569886</id><published>2009-12-21T16:56:00.001+07:00</published><updated>2009-12-21T17:01:48.152+07:00</updated><title type='text'>ISDN</title><content type='html'>ISDN (Integrated Services Digital Network) adalah suatu sistem telekomunikasi di mana layanan antara data, suara, dan gambar diintegrasikan ke dalam suatu jaringan, yang menyediakan konektivitas digital ujung ke ujung untuk menunjang suatu ruang lingkup pelayanan yang luas. Para pemakai ISDN diberikan keuntungan berupa fleksibilitas dan penghematan biaya, karena biaya untuk sistem yang terintegrasi ini akan jauh lebih murah apabila menggunakan sistem yang terpisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pemakai juga memiliki akses standar melalui satu set interface pemakai jaringan multiguna standar. ISDN merupakan sebuah bentuk evolusi telepon local loop yang memepertimbangkan jaringan telepon sebagai jaringan terbesar di dunia telekomunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam ISDN terdapat dua jenis pelayanan, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Basic Rate Inteface (BRI)&lt;br /&gt;   2. Primary Rate Interface (PRI)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah ISDN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum terciptanya ISDN, ada juga beberapa jaringan konvensional yang digunakan dalam masyarakat, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Jaringan Telepon (PSTN = Public Switched Telephone Network)&lt;br /&gt;   2. Jaringan komunikasi data (PDN = Public Data Network)&lt;br /&gt;   3. Jaringan Telex (PSTX)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaringan-jaringan konvensional ini digabungkan menjadi jaringan digital yang terintegrasi dengan cara mendigitalisasi jaringan konvensional tersebut, kemudian jaringan-jaringan yang telah memenuhi konsep Integrated Digital Network diintegrasikan sehingga pada akhirnya kita dapat mengintegrasikan semua jaringan konvensional ini menjadi sebuah jaringan terpadu yang memiliki konsep digital sampai ke pengguna akhir.&lt;br /&gt;Melihat langkah-langkah penggabungan diatas, dapat disimpulkan bahwa IDN merupakan asal mula terciptanya ISDN. Awalnya, telepon jaringan menggunakan kawat atau kabel untuk sarana koneksinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pada permulaan tahun 1960-an, sistem telepon ini mulai dikonversi dari sistem analog menggunakan kabel, ke sambungan paket sistem digital. Asal mula munculnya ISDN pita lebar bermula ketika pembuatan trial broadband rampung pada jaringan lokal Bigfon di Berlin pada tahun 1984 hingga kemudian pada tahun yang sama penggunaaan ISDN mulai disosialisasikan ke masyarakat. Sosialisasi ini dimulai oleh CCITT (sekarang ITU), yaitu sebuah organisasi dibawah naungan PBB yang menangani bidang standarisasi telekomunikasi.&lt;br /&gt;[sunting] Latar Belakang ISDN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ISDN muncul menjadi sebuah sarana telekomunikasi di tengah masyarakat akibat adanya pertumbuhan permintaan dalam hal komunikasi suara, data, dan gambar, namun dengan biaya yang rendah dan fleksibilitas yang tinggi. Disamping itu, perkembangan perangkat terminal CTE memberikan kebebasan kepada pelanggan dalam memilih alat komunikasi yang berstandarkan ISDN.&lt;br /&gt;[sunting] Keuntungan ISDN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. ISDN menawarkan kecepatan dan kualitas tinggi dalam pengiriman data, bahkan 10 kali lebih cepat disbanding PSTN&lt;br /&gt;2. Efisien. Delam satu saluran saja dapat mengirim berbagai jenis layanan (gambar, suara, video) sehingga efisien dalam pemanfaatan waktu&lt;br /&gt;3. Fleksibel. Single interface untuk terminal bervariasi&lt;br /&gt;4. Hemat biaya. Hanya membutuhan satu terminal tunggal untuk audio dan video&lt;br /&gt;[sunting] Model Jaringan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Model Konvensional. Pada masa ini, masing-masing sistem jaringan terpisah, sehingga pengguna akan mengakses ke masing-masing jaringan untuk tiap keperluan layanan yang berbeda satu dengan yang lainnya.&lt;br /&gt;2. Model awal ISDN. Pada masa ini, masing-masing jaringan merupakan subnetwork dari ISDN yang dilengkapi dengan sebuah set saluran dan protokol untuk mengakses ke jaringan. Pengguna terdaftar sebangai pelanggan satu jaringan dengan tetap meminta layanan yang berbeda ke sistem yang juga masih berbeda-beda, tetapi telah menggunakan akses yang sama. Hanya sistemnya saja yang masih berbeda.&lt;br /&gt;3. Model jaringan ISDN penuh. Pengguna bisa mengakses ke satu jaringan lewat satu jalur akses yang sama. Sebab sistem ISDN menyediakan dan telah dapat melayani segala jenis pelayanan yang berbeda-beda&lt;br /&gt;[sunting] Komponen ISDN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem ISDN terdiri dari lima buah komponen terminal utama yang bertugas untuk menjalankan proses layanannya, yaitu terminal Equipment, terminal Adapter, Network Termination, Line Termination, dan Local Exchange.&lt;br /&gt;[sunting] Pelayanan ISDN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa fitur layanan utama yang ditawarkan oleh sistem ISDN. Yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Bearer Service.&lt;br /&gt;      Bearer Service merupakan layanan awal dan dasar yang diperuntukkan bagi pengguna yang baru bergabung dengan jaringan ISDN. Pengguna baru akan mendapatkan layanan dasar ini begitu mendaftar sebagai pelanggan ISDN. Bearer Service menyediakan layanan transfer mode,transfer rate, dan transfer capability. Layanan ini menunjukkan dan menjelaskan karakteristik jaringan transmisi yang ditawarkan oleh operator penyedia jaringan antara terminal pengguna dan jaringan.&lt;br /&gt;   2. TeleService&lt;br /&gt;      TeleService adalah layanan yang pada dasaranya telah diberikan dari awal oleh jaringan ISDN, namununtuk menggunakannya harus didukung dari peralatan atau terminal pengguna. Jika pengguna masih menggunakan peralatan standar, maka layanan TeleService ini tidak dapat digunakan.&lt;br /&gt;   3. Supplementary Service&lt;br /&gt;      Supplementary Service adalah layanan tambahan yang disediakan oleh jaringan ISDN ke pengguna, namun dalam mengaksesnya, pengguna dibebankan biaya tambahan ketika mengaktifkan layanan ini. Supplementary Service digunakan bersama dengan layanan dasar jaringan ISDN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Aplikasi yang didukung oleh ISDN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Teledisket&lt;br /&gt;    * PC Workgroup&lt;br /&gt;    * Inter LAN&lt;br /&gt;    * HiQ Fax&lt;br /&gt;    * Video Conference&lt;br /&gt;    * Remote Security Control&lt;br /&gt;    * Bank Account Line&lt;br /&gt;    * Teledoctor&lt;br /&gt;    * Wide Voice&lt;br /&gt;    * Back Up Line&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Broadcast-ISDN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akses Broadcast-ISDN muncul akibat dari usaha Jerman melengkapi perumahan dan perkantoran. Ada dua cara untuk memperbesar kapasitas pengiriman data lewat ISDN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. SDH, yaitu alat untuk beban 150 Mbps dengan pelayanan yang berbeda dari laju data yang bervariasi&lt;br /&gt;   2. ATM, yaitu pengembangan penyambungan paket yang memakai ukuran paket yang sama yang diesebut dengan istilah sel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelayanan Broadcast ISDN hampir mirip dengan pelayanan ISDN, yaitu mempunyai:.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Bearer Service, yaitu pemberian kanal informasi melalui pita lebar tertentu&lt;br /&gt;    * TeleService, yaitu pengembangan dari jenis layanan yang pertama, yang bertumpu pada kemampuan switch dan CPE. TeleService dibagi menjadi dua kelompok besar yaitu Pelayanan Interaktif (mencakup Conversational, Message, dan Retrieval Service), dan Pelayanan Distributif (mencakup distribusi dengan kemampuan kontrol penerimaan dan tanpa kemampuan kontrol penerimaan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] ISDN di Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aplikasi layanan ISDN di Indonesia disediakan oleh PT Telkom. ISDN merupakan hasil evolusi dari PSTN. Proses evolusi ini dilakukan dengan pelayanan berbasis PSTN, kemudian berubah ke pelayanan SMDS, sampai akhirnya pelayanan ISDN dan Broadcast-ISDN.&lt;br /&gt;[sunting] Layanan ISDN di Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Direct Dialling In. teleponyang tersambung ke jaringan PSTN/ISDN dapat secara langsung memanggil pesawat cabang STLO.&lt;br /&gt;    * Call Diversion. Pelanggan yang tidak dapat menerima panggilan dapat mengalihkan panggilannya ke nomor lain atau ke layanan penjawab (answering service)&lt;br /&gt;    * Do Not Disturb. Pelanggan yang memang sengaja tidak ingin menerima panggilan untuk suatu periode waktu tertentu dapat mengalihkan panggilannya ke nomor lain.&lt;br /&gt;    * PBX Line Hunting Service. Seleksi otomatis dari suatu bundel saluran yang melayani pelanggan ke nomor direktori umum pelanggan tersebut.&lt;br /&gt;    * Three Party Service. Pelanggan yang sedang melakukan percakapan telepon dapat menahan percakapannya dan melakukan panggilan dengan pihak ketiga.&lt;br /&gt;    * Freephone. Sebuah nomor khusus dapat dialokasikan kepada pelanggan dan beban atas setiap panggilan yang dilakukan kepada nomor ini biayanya dibebankan kepada pelanggan, bukan kepada pihak yang memanggil.&lt;br /&gt;    * Speed Dialling. Pelanggan dapat melakukan panggilan hanya dengan memutar suatu kode singkat atas sebuah nomor tertentu yang sudah diset dan tidak perlu memutar seluruh nomor lengkap.&lt;br /&gt;    * Call Waiting. Pelanggan yang sedang melakukan percakapan diberikan tanda bahwa ada panggilan masuk lainnya.&lt;br /&gt;    * Centrex Service. Layanan ini umunya hanya terdpat pada PABX dengan menggunakan sentral telepon PSTN/IDN yang diperlengkap secara khusus.&lt;br /&gt;    * Malicious Call Identification. Pelanggan dapat meminta identifikasi panggilan yang diterimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7398815192725754148-6889659466396569886?l=armada-wonkgandrung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/feeds/6889659466396569886/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/12/isdn.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/6889659466396569886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/6889659466396569886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/12/isdn.html' title='ISDN'/><author><name>afry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14832770636801750849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qhN06NB6XpE/Sg0nba6i0QI/AAAAAAAAADk/y7CVONMbdYA/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7398815192725754148.post-2519529093935141535</id><published>2009-12-14T18:39:00.003+07:00</published><updated>2009-12-14T18:59:34.718+07:00</updated><title type='text'>ATM (Anjungan Tunai Mandiri/Automated Teller Machine)</title><content type='html'>ATM (Automatic teller machine atau automated teller machine; di Indonesia juga kadang merupakan singkatan bagi anjungan tunai mandiri) adalah sebuah alat elektronik yang mengijinkan nasabah bank untuk mengambil uang dan mengecek rekening tabungan mereka tanpa perlu dilayani oleh seorang "teller" manusia. Banyak ATM juga mengijinkan penyimpanan uang atau cek, transfer uang atau bahkan membeli perangko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ATM dapat di temukan di restoran, mall, bandara dan market.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Asynchronous Transfer Mode (disingkat ATM) adalah protokol jaringan yang berbasis sel, yaitu paket-paket kecil yang berukuran tetap (48 byte data + 5 byte header). Protokol lain yang berbasis paket, seperti IP dan Ethernet, menggunakan satuan data paket yang berukuran tidak tetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata asynchronous pada ATM berarti transfer data dilakukan secara asinkron, yaitu masing2 pengirim dan penerima tidak harus memiliki pewaktu (clock) yang tersinkronisasi. Metode lainnya adalah transfer secara sinkron, yang disebut sebagai STM (Synchronous Transfer Mode).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; ATM (mode transfer asinkron) adalah hubungan yang berdedikasi-teknologi switching yang mengorganisasi data digital ke 53 - byte sel unit dan mengirimkannya melalui medium fisik menggunakan teknologi sinyal digital. Individually, a cell is processed Individual, sebuah sel diproses  asynchronously asynchronously  relative to other related cells and is queued before being multiplexed over the transmission path. relatif terhadap sel-sel terkait lainnya dan antri sebelum multiplexing melalui jalur transmisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Because ATM is designed to be easily implemented by hardware (rather than software), faster processing and switch speeds are possible. Karena ATM dirancang untuk dapat dengan mudah dilaksanakan oleh hardware (bukan software), proses lebih cepat dan beralih kecepatan yang mungkin. The prespecified bit rates are either 155.520 Mbps or 622.080 Mbps. Bit yang Harga prespecified baik 155,520 Mbps atau 622,080 Mbps. Speeds on ATM networks can reach 10 Gbps . Along with Synchronous Optical Network ( SONET ) and several other technologies, ATM is a key component of broadband ISDN ( BISDN ). Kecepatan pada jaringan ATM bisa mencapai 10 Gbps. Bersama dengan Synchronous Optical Network (SONET) dan beberapa teknologi lainnya, ATM adalah komponen kunci broadband ISDN (BISDN).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ATM also stands for automated teller machine , a machine that bank customers use to make transactions without a human teller. ATM juga berarti otomatis mesin kasir, mesin yang digunakan pelanggan bank untuk melakukan transaksi tanpa kasir manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Data yang Diacak&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saat mesin berhasil membaca data dalam Kartu ATM tersebut, maka mesin akan meminta data PIN (Personal Identification Number). PIN ini tidak terdapat di dalam kartu ATM melainkan harus di-input oleh nasabah. Kemudian setelah PIN dimasukkan, maka data PIN tersebut akan diacak (di-encrypt) dengan rumus tertentu dan dikirim ke sistem komputerasi bank bersangkutan. Pengacakan data PIN ini dimaksudkan agar data yang dikirim tidak bisa terbaca oleh pihak lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PIN yang sudah diacak berikut isi data dari kartu akan dikirim langsung ke sistem komputer bank untuk diverifikasi. Setelah data selesai diproses di sistem komputer bank, maka data akan dikirim kembali ke ATM. Nasabah akan dapatkan apa yang yang dimintanya di ATM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu nasabah ketahui bahwa mesin ATM tidak menyimpan data nasabah maupun PIN nasabah. Ini karena prinsip kerja mesin ATM hanya menyampaikan pesan (pass through request) nasabah ke sistem komputer bank bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pentingnya Kartu ATM dan PIN&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Karena cara kerja ATM seperti tersebut di atas, maka ada dua hal yang sangat penting untuk dijaga agar transaksi nasabah di ATM aman, yaitu: Kartu ATM dan PIN. Kedua perangkat ini seperti gembok pintu dan anak kuncinya. Satu dengan lainnya saling berhubungan erat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab itu pula, untuk menjaga keamanan, jangan pinjamkan Kartu ATM kepada orang lain untuk kepentingan apapun. Simpanlah Kartu ATM pada tempat-tempat yang aman dan tidak mudah dijangkau orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk PIN, beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh nasabah dalam menjaga kerahasiaannya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Jangan pernah memberitahukan PIN kepada orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Sedapat mungkin jangan sampai ada yang lihat saat kita meng-input PIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Ganti PIN secara berkala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• PIN jangan sesuatu yang mudah ditebak, misalnya tanggal lahir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Jangan menyimpan surat pemberitahuan PIN dari bank di dalam dompet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Jangan mencatat PIN dan menyimpannya dalam dompet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• PIN menjadi tanggung jawab sepenuhnya dari pemilik rekening&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PIN ini bersifat sangat pribadi, untuk itu artinya hanya diketahui oleh pemiliknya saja. Dengan menjaga kerahasiaan PIN maka nasabah menjaga keamanan rekeningnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anjungan Tunai Mandiri mungkin istilah yang sedikit dipaksakan, karena transaksi yang bisa dilakukan di mesin ATM tidak melulu transaksi tunai atau penarikan uang. Tapi it's okay lah, aku gak begitu tertarik dengan istilah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa jenis ATM:&lt;br /&gt;1. ATM (Cash Dispenser) Front Load / Front Door (Buka Depan)&lt;br /&gt;2. ATM (Cash Dispenser) Rear Load / Rear Door (Buka Belakang)&lt;br /&gt;3. ATM (Cash Dispenser with Depository), ATM dengan fasilitas setoran&lt;br /&gt;4. dan jenis lainnya dengan perlengkapan optional disediakan oleh Vendor ATM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merek ATM:&lt;br /&gt;1. IBM Diebold&lt;br /&gt;2. NCR&lt;br /&gt;3. Siemens&lt;br /&gt;4. Digital&lt;br /&gt;5. dll...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sendiri biasa mendevelop aplikasi dengan bantuan mesin ATM NCR dan IBM Diebold. Type-nya, untuk NCR adalah NCR 5670, NCR 5870. Sedangkan untuk IBM Diebold adalah Diebold 4783, Diebold 1064ix.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesin ATM terdiri dari 2 bagian:&lt;br /&gt;a. Bagian Atas (Upper Compartement):&lt;br /&gt;- Monitor&lt;br /&gt;- Customer keypad&lt;br /&gt;- Card reader&lt;br /&gt;- Journal printer&lt;br /&gt;- Receipt Printer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Bagian Bawah (Lower Compartement):&lt;br /&gt;- Combination lock&lt;br /&gt;- Dispenser module&lt;br /&gt;- Cash cassette&lt;br /&gt;- Reject cassette&lt;br /&gt;- CPU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7398815192725754148-2519529093935141535?l=armada-wonkgandrung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/feeds/2519529093935141535/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/12/atm-anjungan-tunai-mandiriautomated.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/2519529093935141535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/2519529093935141535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/12/atm-anjungan-tunai-mandiriautomated.html' title='ATM (Anjungan Tunai Mandiri/Automated Teller Machine)'/><author><name>afry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14832770636801750849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qhN06NB6XpE/Sg0nba6i0QI/AAAAAAAAADk/y7CVONMbdYA/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7398815192725754148.post-435111142425130169</id><published>2009-11-16T18:28:00.000+07:00</published><updated>2009-11-16T18:34:54.376+07:00</updated><title type='text'>Frame Relay</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_qhN06NB6XpE/SwE41Y4RncI/AAAAAAAAAEM/CxnXKbDzXlA/s1600/2SirkitFrameRelay.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 173px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_qhN06NB6XpE/SwE41Y4RncI/AAAAAAAAAEM/CxnXKbDzXlA/s320/2SirkitFrameRelay.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5404663517684014530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Frame Relay adalah protokol packet-switching yang menghubungkan perangkat-perangkat telekomunikasi pada satu Wide Area Network (WAN).[1] Protokol ini bekerja pada lapisan Fisik dan Data Link pada model referensi OSI.[2] Protokol Frame Relay menggunakan struktur Frame yang menyerupai LAPD, perbedaannya adalah Frame Header pada LAPD digantikan oleh field header sebesar 2 bita pada Frame Relay.&lt;br /&gt;Keuntungan Frame Relay&lt;br /&gt;Frame Relay menawarkan alternatif bagi teknologi Sirkuit Sewa lain seperti jaringan X.25 dan sirkuit Sewa biasa. Kunci positif teknologi ini adalah:[3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sirkuit Virtual hanya menggunakan lebar pita saat ada data yang lewat di dalamnya, banyak sirkuit virtual dapat dibangun secara bersamaan dalam satu jaringan transmisi. &lt;br /&gt;Kehandalan saluran komunikasi dan peningkatan kemampuan penanganan error pada perangkat-perangkat telekomunikasi memungkinkan protokol Frame Relay untuk mengacuhkan Frame yang bermasalah (mengandung error) sehingga mengurangi data yang sebelumnya diperlukan untuk memproses penanganan error. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Standarisasi Frame Relay&lt;br /&gt;Proposal awal mengenai teknologi Frame Relay sudah diajukan ke CCITT semenjak tahun 1984, namun perkembangannya saat itu tidak signifikan karena kurangnya interoperasi dan standarisasi dalam teknologi ini. Perkembangan teknologi ini dimulai di saat Cisco, Digital Equipment Corporation (DEC), Northern Telecom, dan StrataCom membentuk suatu konsorsium yang berusaha mengembangkan frame relay. Selain membahas dasar-dasar protokol Frame Relay dari CCITT, konsorsium ini juga mengembangkan kemampuan protokol ini untuk berinteroperasi pada jaringan yang lebih rumit. Kemampuan ini di kemudian hari disebut Local Management Interface (LMI).[4]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Format Frame Relay&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Struktur Frame pada Frame RelayFormat Frame Relay terdiri atas bagian-bagian sebagai berikut:[5]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Flags&lt;br /&gt;Membatasi awal dan akhir suatu frame. Nilai field ini selalu sama dan dinyatakan dengan bilangan hexadesimal 7E atau 0111 1110 dalam format biner. Untuk mematikan bilangan tersebut tidak muncul pada bagian frame lainnya, digunakan prosedur Bit-stuffing dan Bit-destuffing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Address&lt;br /&gt;Terdiri dari beberapa informasi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data Link Connection Identifier (DLCI), terdiri dari 10 bita, bagian pokok dari header Frame Relay dan merepresentasikan koneksi virtual antara DTE dan Switch Frame Relay. Tiap koneksi virtual memiliki 1 DLCI yang unik. &lt;br /&gt;Extended Address (EA), menambah kemungkinan pengalamatan transmisi data dengan menambahkan 1 bit untuk pengalamatan &lt;br /&gt;C/R, menentukan apakah frame ini termasuk dalam kategori Perintah (Command) atau Tanggapan (Response) &lt;br /&gt;FECN (Forward Explicit Congestion Notification), indikasi jumlah frame yang dibuang karena terjadinya kongesti di jaringan tujuan &lt;br /&gt;BECN (Backward Explicit Congestion Notification), indikasi jumlah frame yang mengarah ke switch FR tersebut tetapi dibuang karena terjadinya kongesti di jaringan asal &lt;br /&gt;Discard Eligibility, menandai frame yang dapat dibuang jika terjadi kongesti di jaringan &lt;br /&gt;[sunting] Data&lt;br /&gt;Terdiri dari data pada layer di atasnya yang dienkapsulasi. Tiap frame yang panjangnya bervariasi ini dapat mencapai hingga 4096 oktet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Frame Check Sequence&lt;br /&gt;Bertujuan untuk memastikan integritas data yang ditransmisikan. nilai ini dihitung perangkat sumber dan diverifikasi oleh penerima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Sirkuit Virtual&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2 jenis sirkit dalam Frame Relay: Switched Virtual Circuit dan Permanent Virtual CircuitFrame pada Frame Relay dikirimkan ke tujuannya dengan menggunakan sirkit virtual (jalur logikal dalam jaringan). Sirkit Virtual ini bisa berupa Sirkit Virtual Permanen (Permanent Virtual Circuit / PVC), atau Sirkit Virtual Switch (Switched Virtual Circuit / SVC).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Permanent Virtual Circuit (PVC)&lt;br /&gt;PVC adalah koneksi yang terbentuk untuk menghubungkan 2 peralatan secara terus menerus tanpa memperhitungkan apakah sedang ada komunikasi data yang terjadi di dalam sirkit tersebut. PVC tidak memerlukan proses pembangunan panggilan seperti pada SVC dan memiliki 2 status kerja:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data Transfer, pengiriman data sedang terjadi dalam sirkit &lt;br /&gt;Idle, koneksi antar titik masih aktif tapi tidak ada data yang dikirimkan dalam sirkit &lt;br /&gt;[sunting] Switched Virtual Circuit (SVC)&lt;br /&gt;SVC adalah koneksi sementara yang terbentuk hanya pada kondisi dimana pengiriman data berlangsung. Status-status dalam koneksi ini adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Call Setup, hubungan antar perangkat sedang dibangun &lt;br /&gt;Data Transfer, data dikirimkan antar perangkat dalam sirkit virtual yang telah dibangun &lt;br /&gt;Idle, ada koneksi aktif yang telah terbentuk, tetapi tidak ada data yang lewat di dalamnya &lt;br /&gt;Call Termination, pemutusan hubungan antar perangkat, terjadi saat waktu idle melebihi patokan yang ditentukan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7398815192725754148-435111142425130169?l=armada-wonkgandrung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/feeds/435111142425130169/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/11/frame-relay.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/435111142425130169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/435111142425130169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/11/frame-relay.html' title='Frame Relay'/><author><name>afry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14832770636801750849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qhN06NB6XpE/Sg0nba6i0QI/AAAAAAAAADk/y7CVONMbdYA/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_qhN06NB6XpE/SwE41Y4RncI/AAAAAAAAAEM/CxnXKbDzXlA/s72-c/2SirkitFrameRelay.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7398815192725754148.post-3503210532538350954</id><published>2009-11-11T18:07:00.000+07:00</published><updated>2009-11-11T18:10:33.721+07:00</updated><title type='text'>WIFI</title><content type='html'>Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.16 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Daftar isi&lt;br /&gt;[sembunyikan]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * 1 Spesifikasi&lt;br /&gt;    * 2 Wi-fi Hardware&lt;br /&gt;    * 3 Mode Akses Koneksi Wi-fi&lt;br /&gt;          o 3.1 Ad-Hoc&lt;br /&gt;          o 3.2 Infrastruktur&lt;br /&gt;    * 4 Sistem Keamanan Wi-fi&lt;br /&gt;    * 5 Popularitas Wi-fi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Spesifikasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wi-Fi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * 802.11a&lt;br /&gt;    * 802.11b&lt;br /&gt;    * 802.11g&lt;br /&gt;    * 802.11n&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spesifikasi b merupakan produk pertama Wi-Fi. Variasi g dan n merupakan salah satu produk yang memiliki penjualan terbanyak pada 2005.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Spesifikasi Wi-Fi Spesifikasi  Kecepatan  Frekuensi&lt;br /&gt;    Band  Cocok&lt;br /&gt;    dengan&lt;br /&gt;    802.11b  11 Mb/s  2.4 GHz  b&lt;br /&gt;    802.11a  54 Mb/s  5 GHz  a&lt;br /&gt;    802.11g  54 Mb/s  2.4 GHz  b, g&lt;br /&gt;    802.11n  100 Mb/s  2.4 GHz  b, g, n&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di banyak bagian dunia, frekuensi yang digunakan oleh Wi-Fi, pengguna tidak diperlukan untuk mendapatkan ijin dari pengatur lokal (misal, Komisi Komunikasi Federal di A.S.). 802.11a menggunakan frekuensi yang lebih tinggi dan oleh sebab itu daya jangkaunya lebih sempit, lainnya sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Versi Wi-Fi yang paling luas dalam pasaran AS sekarang ini (berdasarkan dalam IEEE 802.11b/g) beroperasi pada 2.400 MHz sampai 2.483,50 MHz. Dengan begitu mengijinkan operasi dalam 11 channel (masing-masing 5 MHz), berpusat di frekuensi berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Channel 1 - 2,412 MHz;&lt;br /&gt;    * Channel 2 - 2,417 MHz;&lt;br /&gt;    * Channel 3 - 2,422 MHz;&lt;br /&gt;    * Channel 4 - 2,427 MHz;&lt;br /&gt;    * Channel 5 - 2,432 MHz;&lt;br /&gt;    * Channel 6 - 2,437 MHz;&lt;br /&gt;    * Channel 7 - 2,442 MHz;&lt;br /&gt;    * Channel 8 - 2,447 MHz;&lt;br /&gt;    * Channel 9 - 2,452 MHz;&lt;br /&gt;    * Channel 10 - 2,457 MHz;&lt;br /&gt;    * Channel 11 - 2,462 MHz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLAN (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan Wireless Metropolitan Area Network (WMAN).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 GHz atau yang lazim disebut frekuensi ISM (Industrial, Scientific dan Medical). Sedang untuk perangkat yang berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 GHz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingginya animo masyarakat --khususnya di kalangan komunitas Internet-- menggunakan teknologi Wi-Fi dikarenakan paling tidak dua faktor. Pertama, kemudahan akses. Artinya, para pengguna dalam satu area dapat mengakses Internet secara bersamaan tanpa perlu direpotkan dengan kabel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsekuensinya, pengguna yang ingin melakukan surfing atau browsing berita dan informasi di Internet, cukup membawa PDA (pocket digital assistance) atau laptop berkemampuan Wi-Fi ke tempat dimana terdapat access point atau hotspot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjamurnya hotspot di tempat-tempat tersebut --yang dibangun oleh operator telekomunikasi, penyedia jasa Internet bahkan orang perorangan-- dipicu faktor kedua, yakni karena biaya pembangunannya yang relatif murah atau hanya berkisar 300 dollar Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peningkatan kuantitas pengguna Internet berbasis teknologi Wi-Fi yang semakin menggejala di berbagai belahan dunia, telah mendorong Internet service providers (ISP) membangun hotspot yang di kota-kota besar dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pengamat bahkan telah memprediksi pada tahun 2006, akan terdapat hotspot sebanyak 800.000 di negara-negara Eropa, 530.000 di Amerika Serikat dan satu juta di negara-negara Asia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keseluruhan jumlah penghasilan yang diperoleh Amerika Serikat dan negara-negara Eropa dari bisnis Internet berbasis teknologi Wi-Fi hingga akhir tahun 2003 diperkirakan berjumlah 5.4 trilliun dollar Amerika, atau meningkat sebesar 33 milyar dollar Amerika dari tahun 2002 (www.analysys.com).&lt;br /&gt;[sunting] Wi-fi Hardware&lt;br /&gt;Wi-fi dalam bentuk PCI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hardware wi-fi yang ada di pasaran saat ini ada berupa :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * PCI&lt;br /&gt;    * USB&lt;br /&gt;    * PCMCIA&lt;br /&gt;    * Compact Flash&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wi-fi dalam bentuk USB&lt;br /&gt;[sunting] Mode Akses Koneksi Wi-fi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 2 mode akses koneksi Wi-fi, yaitu&lt;br /&gt;[sunting] Ad-Hoc&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mode koneksi ini adalah mode dimana beberapa komputer terhubung secara langsung, atau lebih dikenal dengan istilah Peer-to-Peer. Keuntungannya, lebih murah dan praktis bila yang terkoneksi hanya 2 atau 3 komputer, tanpa harus membeli access point&lt;br /&gt;[sunting] Infrastruktur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggunakan Access Point yang berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak Client dapat saling terhubung melalui jaringan (Network).&lt;br /&gt;[sunting] Sistem Keamanan Wi-fi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat beberapa jenis pengaturan keamanan jaringan Wi-fi, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. WPA Pre-Shared Key&lt;br /&gt;   2. WPA RADIUS&lt;br /&gt;   3. WPA2 Pre-Shared Key Mixed&lt;br /&gt;   4. WPA2 RADIUS Mixed&lt;br /&gt;   5. RADIUS&lt;br /&gt;   6. WEP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Popularitas Wi-fi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia sendiri, penggunaan Internet berbasis Wi-Fi sudah mulai menggejala di beberapa kota besar. Di Jakarta, misalnya, para maniak Internet yang sedang berselancar sambil menunggu pesawat take off di ruang tunggu bandara, sudah bukan merupakan hal yang asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena yang sama terlihat diberbagai kafe --seperti Kafe Starbucks dan La Moda Cafe di Plaza Indonesia, Coffee Club Senayan, dan Kafe Coffee Bean di Cilandak Town Square-- dimana pengunjung dapat membuka Internet untuk melihat berita politik atau gosip artis terbaru sembari menyeruput cappucino panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewasa ini, bisnis telepon berbasis VoIP (Voice over Internet Protocol) juga telah menggunakan teknologi Wi-Fi, dimana panggilan telepon diteruskan melalui jaringan WLAN. Aplikasi tersebut dinamai VoWi-FI (Voice over Wi-Fi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu lalu, standar teknis hasil kreasi terbaru IEEE telah mampu mendukung pengoperasian layanan video streaming. Bahkan diprediksi, nantinya dapat dibuat kartu (card) berbasis teknologi Wi-Fi yang dapat disisipkan ke dalam peralatan eletronik, mulai dari kamera digital sampai consoles video game (ITU News 8/2003).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan paparan di atas, dapat disimpulkan bahwa bisnis dan kuantitas pengguna teknologi Wi-Fi cenderung meningkat, dan secara ekonomis hal itu berimplikasi positif bagi perekonomian nasional suatu negara, termasuk Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun demikian, pemerintah seyogyanya menyikapi fenomena tersebut secara bijak dan hati-hati. Pasalnya, secara teknologis jalur frekuensi --baik 2,4 GHz maupun 5 GHz-- yang menjadi wadah operasional teknologi Wi-Fi tidak bebas dari keterbatasan (Kompas, 5/2/2004).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasalnya, pengguna dalam suatu area baru dapat memanfaatkan sistem Internet nirkabel ini dengan optimal, bila semua perangkat yang dipakai pada area itu menggunakan daya pancar yang seragam dan terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila prasyarat tersebut tidak diindahkan, dapat dipastikan akan terjadi harmful interference bukan hanya antar perangkat pengguna Internet, tetapi juga dengan perangkat sistem telekomunikasi lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila interferensi tersebut berlanjut --karena penggunanya ingin lebih unggul dari pengguna lainnya, maupun karenanya kurangnya pemahaman terhadap keterbatasan teknologinya-- pada akhirnya akan membuat jalur frekuensi 2,4 GHz dan 5 GHz tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterbatasan lain dari kedua jalur frekuensi nirkabel ini (khususnya 2,4 GHz) ialah karena juga digunakan untuk keperluan ISM (industrial, science and medical).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsekuensinya, penggunaan komunikasi radio atau perangkat telekomunikasi lain yang bekerja pada pada pita frekuensi itu harus siap menerima gangguan dari perangkat ISM, sebagaimana tertuang dalam S5.150 dari Radio Regulation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rekomendasi ITU-R SM.1056, diinformasikan juga karakteristik perangkat ISM yang pada intinya bertujuan mencegah timbulnya interferensi, baik antar perangkat ISM maupun dengan perangkat telekomunikasi lainnnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekomendasi yang sama menegaskan bahwa setiap anggota ITU bebas menetapkan persyaratan administrasi dan aturan hukum yang terkait dengan keharusan pembatasan daya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyadari keterbatasan dan dampak yang mungkin timbul dari penggunaan kedua jalur frekuensi nirkabel tersebut, berbagai negara lalu menetapkan regulasi yang membatasi daya pancar perangkat yang digunakan.&lt;br /&gt;Diperoleh dari "http://id.wikipedia.org/wiki/Wi-Fi"&lt;br /&gt;Kategori: Jaringan nirkabel | Wi-Fi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7398815192725754148-3503210532538350954?l=armada-wonkgandrung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/feeds/3503210532538350954/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/11/wifi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/3503210532538350954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/3503210532538350954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/11/wifi.html' title='WIFI'/><author><name>afry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14832770636801750849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qhN06NB6XpE/Sg0nba6i0QI/AAAAAAAAADk/y7CVONMbdYA/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7398815192725754148.post-672470381858035111</id><published>2009-11-05T20:26:00.000+07:00</published><updated>2009-11-05T20:28:34.703+07:00</updated><title type='text'>12 PRINSIP ANIMASI</title><content type='html'>Untuk menjadi animator yang baik kita harus mengetahui 12 prinsip dasar animasi….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Squash and Stretch ( Menekan dan Melentur)&lt;br /&gt;Squash and stretch bisa membuat benda-benda hidup atau benda mati dibuat seolah-olah hidup, menjadi lebih ekspresif dan “bernyawa”, bergerak dengan lebih realistis.&lt;br /&gt;Misalnya karung beras yang dibuat seolah bisa tertawa geli, malu atau marah.&lt;br /&gt;Atau contoh paling klasik : bouncing ball. Squash ketika berada di tanah, stretch sebelum dan sesudahnya. Stretching walaupun tidak realistis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Anticipation (Antisipasi) Membuat setiap gerakan secara berurutan sehingga dapat dinikmati dan dimengerti oleh penonton. Contohnya bila Donald Duck ingin berlari kencang dia akan mengangkat kaki dahulu untuk mengambil ancang-ancang, lantas berlari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Staging (Penataan Gerak) Staging (Penataan gerak) adalah prinsip yang bersifat paling umum karena mencakup banyak area. Misalnya bagaimana mempresentasikan sebuah karakter agar dapat dikenal dengan baik oleh penonton. Termasuk ke dalamnya ekspresi yg ingin ditampilkan, mood yang ingin dibentuk, semua dapat dikomunikasikan dengan baik kepada penonton bila semua dibentuk dalam penataan gerak yang tepat dan jelas. Misalnya Minnie Mouse merupakan karakter yang dibuat gerak-geriknya selalu feminine dalam situasi apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4) Straight Ahead and Pose to Pose Merupakan dua pendekatan dalam menggambar animasi. Pada metode Straight Ahead, animator akan menggambar secara spontan gambar demi gambar setelah mengetahui story point. Dalam metode pose to pose, animator bekerja lebih terencana – - membuat gambar, gerakan, ukuran – - sedini mungkin, sejak awal sebelum mulai menggambar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5) Follow Through and Overlapping Action (Gerakan Mengikuti) Bila suatu karakter dalam sebuah scene berhenti bergerak, dia tidak akan berhenti secara tiba-tiba. Diperlukan penghitungan timing yang tepat. Misalnya saat Goofy yang bertelinga panjang berhenti bergerak (stop ditempat) makan telinganya akan tetap berayun atau bila memakai jubah, jubahnya masih tetap berkelebat disaat berhenti. Inilah yang dimaksud gerakan mengikuti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6) Slow In and Slow Out Merupakan pengaturan timing dan staging dalam suatu scene ke scene. Ada gerakan melambatkan di saat memulai sesuatu dan melambat ketika suatu objek di akhir gerakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;7) Archs (Konstruksi Lengkung)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Secondary Action (Gerakan Pedukung) Adalah gerakan-gerakan yang mendukung suatu ekspresi atau aksi agar lebih terlihat jelas. Misalkan Seorang yang sedang sedih akan mengusap tangannya keb wajah untuk menghapus air mata. Hal ini juga berkaitan dengan staging (penataaan gerak)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9) Timing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10) Exaggeration (Melebihkan) Yang dimaksud dengan “melebih-lebihkan” sesuatu adalah membuat gambar dalam suatu aksi menjadi lebih meyakinkan atau lebih terlihat lucu. Misalnya Mickey yang mengendarai mobil butut, mobilnya berguncang dan berisik, lalu plat nomornya rontok dan pada saat belok bannya meletus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11) Solid Drawing Adalah kemampuan menggambar yang baik dan benar. Dalam membuat komposisi gambar secara baik dan terlihat hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12) Appeal (Daya Tarik) Adalah suatu kualitas dimana orang dapat menikmati suatu gambar yang memikat, desain bagus, komunikatif dan memiliki magnet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7398815192725754148-672470381858035111?l=armada-wonkgandrung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/feeds/672470381858035111/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/11/12-prinsip-animasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/672470381858035111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/672470381858035111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/11/12-prinsip-animasi.html' title='12 PRINSIP ANIMASI'/><author><name>afry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14832770636801750849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qhN06NB6XpE/Sg0nba6i0QI/AAAAAAAAADk/y7CVONMbdYA/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7398815192725754148.post-1179124220866074576</id><published>2009-10-27T17:10:00.000+07:00</published><updated>2009-10-27T17:20:45.998+07:00</updated><title type='text'>Wimax</title><content type='html'>Sekilas Tentang WiMAX&lt;br /&gt;WiMAX adalah singkatan dari Worldwide Interoperability for Microwave Access, merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar (broadband wireless access atau disingkat BWA) yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi BWA sebelumnya dengan fitur-fitur yang lebih menarik. Disamping kecepatan data yang tinggi mampu diberikan, WiMAX juga merupakan teknologi dengan open standar. Dalam arti komunikasi perangkat WiMAX diantara beberapa vendor yang berbeda tetap dapat dilakukan (tidak proprietary). Dengan kecepatan data yang besar (sampai 70 MBps), WiMAX dapat diaplikasikan untuk koneksi broadband ‘last mile’, ataupun backhaul.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access) adalah sebuah tanda sertifikasi untuk produk-produk yang lulus tes cocok dan sesuai dengan standar IEEE 802.16. WiMAX merupakan teknologi nirkabel yang menyediakan hubungan jalur lebar dalam jarak jauh. WiMAX merupakan teknologi broadband yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dan jangkauan yang luas. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi BWA sebelumnya dengan fitur-fitur yang lebih menarik. Disamping kecepatan data yang tinggi mampu diberikan, WiMAX juga membawa isu open standar. Dalam arti komunikasi perangkat WiMAX diantara beberapa vendor yang berbeda tetap dapat dilakukan (tidak proprietary). Dengan kecepatan data yang besar (sampai 70 MBps), WiMAX layak diaplikasikan untuk ‘last mile’ broadband connections, backhaul, dan high speed enterprise.&lt;br /&gt;Yang membedakan WiMAX dengan Wi-Fi adalah standar teknis yang bergabung di dalamnya. Jika WiFi menggabungkan standar IEEE 802.11 dengan ETSI (European Telecommunications Standards Intitute) HiperLAN sebagai standar teknis yang cocok untuk keperluan WLAN, sedangkan WiMAX merupakan penggabungan antara standar IEEE 802.16 dengan standar ETSI HiperMAN.&lt;br /&gt;Standar keluaran IEEE banyak digunakan secara luas di daerah asalnya, Amerika, sedangkan standar keluaran ETSI meluas penggunaannya di daerah Eropa dan sekitarnya. Untuk membuat teknologi ini dapat digunakan secara global, maka diciptakanlah WiMAX. Kedua standar yang disatukan ini merupakan standar teknis yang memiliki spesifikasi yang sangat cocok untuk menyediakan koneksi berjenis broadband lewat media wireless atau dikenal dengan BWA..&lt;br /&gt; Elemen Perangkat WiMAX&lt;br /&gt;• Elemen/ perangkat WiMAX secara umum terdiri dari BS di sisi pusat dan CPE di sisi pelanggan. Namun demikian masih ada perangkat tambahan seperti antena, kabel dan asesoris lainnya.&lt;br /&gt; Spektrum Frekuensi WiMAX&lt;br /&gt;Sebagai teknologi yang berbasis pada frekuensi, kesuksesan WiMAX sangat bergantung pada ketersediaan dan kesesuaian spektrum frekuensi. Sistem wireless mengenal dua jenis band frekuensi yaitu Licensed Band dan Unlicensed Band. Licensed band membutuhkan lisensi atau otoritas dari regulator, yang mana operator yang memperoleh licensed band diberikan hak eksklusif untuk menyelenggarakan layanan dalam suatu area tertentu. Sementara Unlicensed Band yang tidak membutuhkan lisensi dalam penggunaannya memungkinkan setiap orang menggunakan frekuensi secara bebas di semua area.&lt;br /&gt;WiMAX Forum menetapkan 2 band frekuensi utama pada certication profile untuk Fixed WiMAX (band 3.5 GHz dan 5.8 GHz), sementara untuk Mobile WiMAX ditetapkan 4 band frekuensi pada system profile release-1, yaitu band 2.3 GHz, 2.5 GHz, 3.3 GHz dan 3.5 GHz.&lt;br /&gt;Secara umum terdapat beberapa alternatif frekuensi untuk teknologi WiMAX sesuai dengan peta frekuensi dunia. Dari alternatif tersebut band frekuensi 3,5 GHz menjadi frekuensi mayoritas Fixed WiMAX di beberapa negara, terutama untuk negara-negara di Eropa, Canada, Timur-Tengah, Australia dan sebagian Asia. Sementara frekuensi yang mayoritas digunakan untuk Mobile WiMAX adalah 2,5 GHz.&lt;br /&gt;Isu frekuensi Fixed WiMAX di band 3,3 GHz ternyata hanya muncul di negara-negara Asia. Hal ini terkait dengan penggunaan band 3,5 GHz untuk komunikasi satelit, demikian juga dengan di Indonesia. Band 3,5 GHz di Indonesia digunakan oleh satelit Telkom dan PSN untuk memberikan layanan IDR dan broadcast TV. Dengan demikian penggunaan secara bersama antara satelit dan wireless terrestrial (BWA) di frekuensi 3,5 GHz akan menimbulkan potensi interferensi terutama di sisi sateli&lt;br /&gt;antena.&lt;br /&gt; Teknologi WiMAX dan Layanannya&lt;br /&gt;BWA WiMAX adalah standards-based technology yang memungkinkan penyaluran akses broadband melalui penggunaan wireless sebagai komplemen wireline. WiMAX menyediakan akses last mile secara fixed, nomadic, portable dan mobile tanpa syarat LOS (NLOS) antara user dan base station. WiMAX juga merupakan sistem BWA yang memiliki kemampuan interoperabilty antar perangkat yang berbeda. WiMAX dirancang untuk dapat memberikan layanan Point to Multipoint (PMP) maupun Point to Point (PTP). Dengan kemampuan pengiriman data hingga 10 Mbps/user.&lt;br /&gt;Pengembangan WiMAX berada dalam range kemampuan yang cukup lebar. Fixed WiMAX pada prinsipnya dikembangkan dari sistem WiFi, sehingga keterbatasan WiFi dapat dilengkapi melalui sistem ini, terutama dalam hal coverage/jarak, kualitas dan garansi layanan (QoS). Sementara itu Mobile WiMAX dikembangkan untuk dapat mengimbangi teknologi selular seperti GSM, CDMA 2000 maupun 3G. Keunggulan Mobile WiMAX terdapat pada konfigurasi sistem yang jauh lebih sederhana serta kemampuan pengiriman data yang lebih tinggi. Oleh karena itu sistem WiMAX sangat mungkin dan mudah diselenggarakan oleh operator baru atau pun service provider skala kecil. Namun demikian kemampuan mobility dari Mobile WiMAX masih berada dibawah kemampuan teknologi selular. &lt;br /&gt;Manfaat dan Keuntungan&lt;br /&gt;Banyak keuntungan yang didapatkan dari terciptanya standardisasi industri ini. Para operator telekomunikasi dapat menghemat investasi perangkat, karena kemampuan WiMAX dapat melayani pelanggannya dengan area yang lebih luas dan tingkat kompatibilitas lebih tinggi. Selain itu, pasarnya juga lebih meluas karena WiMAX dapat mengisi celah broadband yang selama ini tidak terjangkau oleh teknologi Cable dan DSL (Digital Subscriber Line).&lt;br /&gt;WiMAX salah satu teknologi memudahkan mereka mendapatkan koneksi Internet yang berkualitas dan melakukan aktivitas. Sementara media wireless selama ini sudah terkenal sebagai media yang paling ekonomis dalam mendapatkan koneksi Internet. Area coverage-nya sejauh 50 km maksimal dan kemampuannya menghantarkan data dengan transfer rate yang tinggi dalam jarak jauh, sehingga memberikan kontribusi sangat besar bagi keberadaan wireless MAN dan dapat menutup semua celah broadband yang ada saat ini. Dari segi kondisi saat proses komunikasinya, teknologi WiMAX dapat melayani para subscriber, baik yang berada dalam posisi Line Of Sight (posisi perangkat-perangkat yang ingin berkomunikasi masih berada dalam jarak pandang yang lurus dan bebas dari penghalang apa pun di depannya) dengan BTS maupun yang tidak memungkinkan untuk itu (Non-Line Of Sight). Jadi di mana pun para penggunanya berada, selama masih masuk dalam area coverage sebuah BTS (Base Transceiver Stations), mereka mungkin masih dapat menikmati koneksi yang dihantarkan oleh BTS tersebut.&lt;br /&gt;Selain itu, dapat melayani baik para pengguna dengan antena tetap (fixed wireless) misalnya di gedung-gedung perkantoran, rumah tinggal, toko-toko, dan sebagainya, maupun yang sering berpindah-pindah tempat atau perangkat mobile lainnya. Mereka bisa merasakan nikmatnya ber-Internet broadband lewat media ini. Sementara range spektrum frekuensi yang tergolong lebar, maka para pengguna tetap dapat terkoneksi dengan BTS selama mereka berada dalam range frekuensi operasi dari BTS.&lt;br /&gt;Sistem kerja MAC-nya (Media Access Control) yang ada pada Data Link Layer adalah connection oriented, sehingga memungkinkan penggunanya melakukan komunikasi berbentuk video dan suara. Siapa yang tidak mau, ber-Internet murah, mudah, dan nyaman dengan kualitas broadband tanpa harus repot-repot. Anda tinggal memasang PCI card yang kompatibel dengan standar WiMAX, atau tinggal membeli PCMCIA (Personal Computer Memory Card International Association) yang telah mendukung komunikasi dengan WiMAX. Atau mungkin Anda tinggal membeli antena portabel dengan interface ethernet yang bisa dibawa ke mana-mana untuk mendapatkan koneksi Internet dari BTS untuk fixed wireless.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7398815192725754148-1179124220866074576?l=armada-wonkgandrung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/feeds/1179124220866074576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/10/wimax.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/1179124220866074576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/1179124220866074576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/10/wimax.html' title='Wimax'/><author><name>afry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14832770636801750849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qhN06NB6XpE/Sg0nba6i0QI/AAAAAAAAADk/y7CVONMbdYA/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7398815192725754148.post-3484906425369680469</id><published>2009-10-13T19:33:00.002+07:00</published><updated>2009-10-13T19:49:23.113+07:00</updated><title type='text'>Cara Membuat Router Redhat 9</title><content type='html'>&lt;a name="6545187574326159203"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama yang harus di lakukan adalah mensetting serv(gateway utama) supaya bisa terhubung ke internet.Sebelum Mensetting :Langkah 1Minta IP public ke ISP lengkap dengan netmask,broadcast dan dns nya misalnya :&lt;br /&gt;IP: 202.169.227.45&lt;br /&gt;GATEWAY : 202.169.227.1&lt;br /&gt;Nemast: 255.255.255.192&lt;br /&gt;broadcast : 202.169.227.63&lt;br /&gt;DNS1: 202.168.244.3&lt;br /&gt;DNS2: 202.168.244.4&lt;br /&gt;Langkah 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menentukan IP local yang akan kita gunakan buat client&lt;br /&gt;IP: 192.168.0.2 - 192.168.0.254&lt;br /&gt;GATEWAY: 192.168.0.1&lt;br /&gt;NETMASK: 255.255.255.0&lt;br /&gt;BROADCAST: 192.168.0.255&lt;br /&gt;DNS1: 202.168.244.3&lt;br /&gt;DNS2: 202.168.244.4&lt;br /&gt;Langkah 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setting IP serv :[root@serv root]$ vi /etc/sysconfig/networkuntuk mengedit dengan menggunakan editor vi (baca: vi-ai) tekan tombol i atau insert untuk memulai mengedit.lalu isi dengan :&lt;br /&gt;NETWORKING=yes&lt;br /&gt;HOSTNAME=serv.domain.com&lt;br /&gt;GATEWAY=202.169.227.1&lt;br /&gt;lalu simpan dengan menekan :wq&lt;br /&gt;Langkah 4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menconfigurasi IP eth0(default)[root@serv root]$ vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0untuk mengedit dengan menggunakan editor vi (baca: vi-ai) tekan tombol i atau insert untuk memulai mengedit.lalu isi dengan :&lt;br /&gt;DEVICE=eth0&lt;br /&gt;BOOTPROTO=static&lt;br /&gt;IPADDR=202.169.227.45&lt;br /&gt;BROADCAST=202.169.227.63&lt;br /&gt;NETMASK=255.255.255.192&lt;br /&gt;ONBOOT=yes&lt;br /&gt;USERCTL=nolalu simpan dengan menekan :wq&lt;br /&gt;Langkah 5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setting dns resolve[root@serv root]$ vi /etc/resolve.confuntuk mengedit dengan menggunakan editor vi (baca: vi-ai) tekan tombol i atau insert untuk memulai mengedit.lalu isi dengan nameserver dari isp kita tadi :&lt;br /&gt;nameserver 202.168.244.3&lt;br /&gt;nameserver 202.168.244.4l&lt;br /&gt;alu simpan dengan menekan :wq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah 6&lt;br /&gt;konfigurasi IP eth1[root@serv root]$ vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth1untuk mengedit dengan menggunakan editor vi (baca: vi-ai) tekan tombol i atau insert untuk memulai mengedit.lalu isi dengan :&lt;br /&gt;DEVICE=eth1&lt;br /&gt;BOOTPROTO=static&lt;br /&gt;IPADDR=192.168.0.1&lt;br /&gt;BROADCAST=192.168.0.255&lt;br /&gt;NETMASK=255.255.255.0&lt;br /&gt;ONBOOT=yes&lt;br /&gt;USERCTL=nolalu simpan dengan menekan :wq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah 7&lt;br /&gt;Setting ip_forwarding dan masquerading.[root@serv root]$ vi /etc/rc.d/rc.localuntuk mengedit dengan menggunakan editor vi (baca: vi-ai) tekan tombol i atau insert untuk memulai mengedit.lalu isi dengan :&lt;br /&gt;echo “1″ &gt; /proc/sys/net/ipv4/ip_forward/sbin/iptables -t nat -A&lt;br /&gt;POSROUTING -s 192.168.0.0/24 [eth0 -j&lt;br /&gt;MASQUERADE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah 8&lt;br /&gt;restart network&lt;br /&gt;[root@serv root]$ service network restartShutting down interface eth0: [ OK ]&lt;br /&gt;Shutting down interface eth1: [ OK ]&lt;br /&gt;Shutting down loopback interface: [ OK ]&lt;br /&gt;Disabling IPv4 packet forwarding: [ OK ]&lt;br /&gt;Setting network parameters: [ OK ]&lt;br /&gt;Bringing up loopback interface: [ OK ]&lt;br /&gt;Bringing up interface eth0: [ OK ]&lt;br /&gt;Bringing up interface eth1: [ OK ]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah 9&lt;br /&gt;testing dengan ping ke default gateway 202.169.227.1&lt;br /&gt;[root@serv root]$ ping 202.169.227.1&lt;br /&gt;64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=1 time=15.4 ms&lt;br /&gt;64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=2 time=15.4 ms&lt;br /&gt;64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=3 time=15.4 ms&lt;br /&gt;64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=4 time=15.4 ms&lt;br /&gt;64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=5 time=15.4 ms&lt;br /&gt;64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=6 time=15.4 ms&lt;br /&gt;64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=7 time=15.4 ms&lt;br /&gt;—– 202.169.227.1 ping statistic —–&lt;br /&gt;6 packets transmites, 6 received, 0% packet loss, time 3049ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah 10&lt;br /&gt;Testing dengan cara ping ip eth1&lt;br /&gt;[root@serv root]$ ping 192.168.0.1&lt;br /&gt;PING 192.168.0.1 (192.168.0.1)&lt;br /&gt;56(84) bytes of data.&lt;br /&gt;64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=1 ttl=63 time=0.356 ms&lt;br /&gt;64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=2 ttl=63 time=0.269 ms&lt;br /&gt;64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=3 ttl=63 time=0.267 ms&lt;br /&gt;64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=4 ttl=63 time=0.268 ms&lt;br /&gt;— 192.168.0.1 ping statistics —&lt;br /&gt;4 packets transmitted, 4 received, 0% packet loss, time 2997msrtt min/avg/max/mdev = 0.267/0.290/0.356/0.038 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah 11&lt;br /&gt;Tinggal Setting IP computer client dengan ketentuan di bawah ini :&lt;br /&gt;IP: 192.168.0.2 - 192.168.0.254&lt;br /&gt;GATEWAY: 192.168.0.1&lt;br /&gt;NETMASK: 255.255.255.0&lt;br /&gt;BROADCAST: 192.168.0.255&lt;br /&gt;DNS1: 202.168.244.3&lt;br /&gt;DNS2: 202.168.244.4&lt;br /&gt;misal :&lt;br /&gt;Client01&lt;br /&gt;===============================&lt;br /&gt;IP: 192.168.0.2&lt;br /&gt;GATEWAY: 192.168.0.1&lt;br /&gt;NETMASK: 255.255.255.0&lt;br /&gt;BROADCAST: 192.168.0.255&lt;br /&gt;NAMESERVER: 192.168.0.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Client02&lt;br /&gt;===============================&lt;br /&gt;IP: 192.168.0.3&lt;br /&gt;GATEWAY: 192.168.0.1&lt;br /&gt;NETMASK: 255.255.255.0&lt;br /&gt;BROADCAST: 192.168.0.255&lt;br /&gt;NAMESERVER: 192.168.0.1&lt;br /&gt;dan seterusnya sesuai banyaknya client,yang berubah hanya IPuntuk client windows maka setting IP di bagian Start Menu/Setting/Control Panel/Network&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah 12&lt;br /&gt;setelah di setting ip client, maka&lt;br /&gt;- ping ke 192.168.0.1 dari client,kalau berhasil berarti client dan router nya sudah tersambung.&lt;br /&gt;- ping ke 202.169.227.45 dari client, kalau berhasil maka fungsi masquerading yang terletak di /etc/rc.d/rc/local telah bekerja dengan baiknamun jika tidak bisa maka Anda harus menjalankan fungsi masquerading yang terletak di /etc/rc.d/rc.local dengan cara :.&lt;br /&gt;- anda bekerja menggunakan router yang anda buat tadi..&lt;br /&gt;- masuk ke account root.- jalankan perintah berikut ini, tiap akhir perintah akhiri dengan menekan enter :[root@serv root]# service network restart[root@serv root]# /etc/rc.d/rc.localjika sudah, coba ping ping ke 202.169.227.45 dari client&lt;br /&gt;- selanjutnya ping ke default gateway 202.169.227.1 dari client&lt;br /&gt;- ping ke 202.168.244.3 dari client&lt;br /&gt;- ping ke 202.168.244.4 dari client&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7398815192725754148-3484906425369680469?l=armada-wonkgandrung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/feeds/3484906425369680469/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/10/cara-membuat-router-redhat-9.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/3484906425369680469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/3484906425369680469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/10/cara-membuat-router-redhat-9.html' title='Cara Membuat Router Redhat 9'/><author><name>afry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14832770636801750849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qhN06NB6XpE/Sg0nba6i0QI/AAAAAAAAADk/y7CVONMbdYA/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7398815192725754148.post-7951240746031665450</id><published>2009-10-12T17:19:00.000+07:00</published><updated>2009-10-12T17:23:04.660+07:00</updated><title type='text'>KONFIGURASI DNS DAN WEB SERVER RED HAT</title><content type='html'>Ø Konfigurasi DNS&lt;br /&gt;Sebelum mulai mencoba mempraktikan DNS Server sebaiknya cek terlebih dahulu apakah komputer sudah terdapat program BIND. Inimerupakan paket utama untuk menjadikan komputer sebuah DNS Server. Pada distro Linux Redhat, bisa melakukan pengecekan apakah paket BIND sudah terinstalasi dengan mengetikan perintah berikut :&lt;br /&gt;# rpm –qa grep bind&lt;br /&gt;Apabila hasinya muncul seri dari BIND artinya program bind sudah terinstal. Apabila hasilnya kosong maka belum terinstal.&lt;br /&gt;Konfigurasi DNS&lt;br /&gt;Ada beberapa file yang harus dikonfigurasikan, yaitu :&lt;br /&gt;· Konfigurasi named.conf&lt;br /&gt;· Konfigurasi file zone&lt;br /&gt;· Konfigurasi resolv.conf&lt;br /&gt;· Konfigurasi hosts&lt;br /&gt;· Konfigurasi sysctl.conf&lt;br /&gt;· Konfigurasi host.conf&lt;br /&gt;1. Konfigurasi /etc/hosts&lt;br /&gt;File ini berisi pengalamatan name-to-ip yang biasa digunakan juga untuk resolusi ip-to-name. dengan memiliki file ini, mesin linux dapat menggunakan nama yang lebih muda diingat untuk memanggil atau mengakses mesin lain dalam jaringan, dari pada harus menggunakan nomor IP.&lt;br /&gt;Dengan menggunakan fasilitas terminal ketikan perintah dibawah ini :&lt;br /&gt;# cd /etc&lt;br /&gt;# vi hosts&lt;br /&gt;lalu ketikan sintak dibawah ini&lt;br /&gt;127.0.0.1 localhost.localdomain localhost&lt;br /&gt;118.98.194.124 ns.diknasoki.go.id ns&lt;br /&gt;Simpan file tersebut dengan tekan tombol ESC lalu Shift +: ketikan wq tekan enter.&lt;br /&gt;2. Konfigurasi /etc/resolv.conf atau DNS Client&lt;br /&gt;DNS client bertugas untuk menentukan DNS server yang digunakan untuk meresolusi alamat internet yang perlu dihubungi oleh program dalam mesin client. Dalam system linux DNS client.&lt;br /&gt;Mengaktifkan file resolv.conf&lt;br /&gt;#cd /etc&lt;br /&gt;# vi resolv.conf&lt;br /&gt;lalu ketikan file dibawah ini&lt;br /&gt;search diknasoki.go.id&lt;br /&gt;nameserver 118.98.194.124&lt;br /&gt;nameserver 127.0.0.1&lt;br /&gt;Simpan file tersebut dengan tekan tombol ESC lalu Shift +: ketikan wq tekan Enter.&lt;br /&gt;3. Konfigurasi /etc/named.conf atau Name Server&lt;br /&gt;DNS membaca data-data resolusi pada sekumpulan file konfigurasi yang terdapat pada computer local. File-file tersebut antara lain&lt;br /&gt;· File/var/named/named.local&lt;br /&gt;Named.localcd merupakan file untuk loopback untuk alamat ke diri sendiri yang bernomor IP 127.0.0.1&lt;br /&gt;· File/var/named/named.ca&lt;br /&gt;Berisi informasi yang berada dalam domain root, digunakan untuk name server jika ada resolver yang meminta nama domain di luar domain local&lt;br /&gt;Pertama mengedit file mengedit file /etc/named.conf untuk menambahkan baris berikut:&lt;br /&gt;# cd /etc/&lt;br /&gt;# vi named.conf&lt;br /&gt;Lalu ketikan file dibawah ini :&lt;br /&gt;Yang berarti bahwa membuat zona domain diknasoki.go.id dimana admin adalah penguasa domain tersebut (type master) dan informasi tentang anggota domainnya itu sendiri disimpan di file diknasoki.go.id, di direktori yang ditentukan oleh keyword direktory dari blok options yang berisi /var/named (jika tidak mau terhubung dengan internet maka harus ditambah dengan notify no).&lt;br /&gt;4. Konfigurasi /var/named/chroot/var/named&lt;br /&gt;File zone merupakan file yang berisi informasi yang berkaitan dengan suatu domain. Pada file zone terdapat informasi untuk suatu domain seperti alamat IP, nama alias dari suatu host atau domain dan nama server DNS yang bertanggung jawab terhadap domain tersebut.&lt;br /&gt;File Zone&lt;br /&gt;Pertama mengedit file mengedit file/var/named/chroot/var/named untuk membuat file zone:&lt;br /&gt;# cd /var/named/&lt;br /&gt;# vi diknasoki.go.id.zone&lt;br /&gt;Lalu keikkan file ini :&lt;br /&gt;File Reverse&lt;br /&gt;Zona Reverse diperlukan untuk mengubah dari alamat IP menjadi nama. Nama ini digunakan oleh berbagai macam server (FTP, Mail, WWW dsb) untuk menentukan apakah klien diperbolehkan mengakses layanan tersebut atau sejauh mana prioritas yang diberikan kepada klien. Untuk mendapatkan akses yang penuh pada semua layanan di Internet diperlukan zona reverse&lt;br /&gt;Tambahkan file reverse di /etc/named/chroot/var/named&lt;br /&gt;# cd /var/name d/&lt;br /&gt;# vi 118.98.194.rev&lt;br /&gt;Lalu ketikan file dibawah ini&lt;br /&gt;5. Bila di Red Hat perlu di tambah file zone dan file reverse /di ganda kan (copy) dengan perintah :&lt;br /&gt;#Cp /var/named/diknasoki.go.id.zone /var/named/chroot/var/named/&lt;br /&gt;#Cp /var/named/118.98.194.rev /var/named/chroot/var/named/&lt;br /&gt;6. Setting IP&lt;br /&gt;· Buka file ifcfg-eth0 dengan perintah sbb&lt;br /&gt;§ cd /etc/sysconfig/network-scripts/¿&lt;br /&gt;§ vi ifcfg-eth0 ¿&lt;br /&gt;§ Lalu edit file tersebut&lt;br /&gt;§ DEVICE = eth0 &lt;nama&gt;&lt;br /&gt;§ TYPE = Ethernet &lt;type&gt;&lt;br /&gt;§ ONBOOT=yes&lt;br /&gt;§ BOOTPROTO = static&lt;br /&gt;§ IPADDR = 118.98.194.124 &lt;alalmat&gt;&lt;br /&gt;§ NETMASK = 255.255.255.248&lt;br /&gt;§ USERCTL=no &lt;admin&gt;&lt;br /&gt;§ PEERDNS = yes &lt;mencari&gt;&lt;br /&gt;§ IPV6INIT=no&lt;br /&gt;Simpan file yang telah di edit dengan SHIFT + : wq&lt;br /&gt;7. Menjalankan DNS&lt;br /&gt;a. Aktifkan eth0 dan eth1 dengan cara sbb&lt;br /&gt;# service network restart&lt;br /&gt;b. Jalankan service “named” dengan cara sbb&lt;br /&gt;# service named restart ¿&lt;br /&gt;c. Lalu gunakan perintah “dig”, perintah ini digunakan untuk mendapatkan section dari authority, commandnya : sbb&lt;br /&gt;# dig www.diknasoki.go.id ¿&lt;br /&gt;d. Kemudian gunakan perintah “nslookup”, digunakan untuk melihat “resolv” dan “sreverse”&lt;br /&gt;# nslookup ¿&lt;br /&gt;· Panggil DNS&lt;br /&gt;&gt;www.diknasoki.go.id ¿&lt;br /&gt;Tunggu beberapa saat akan muncul seperti gambar”&lt;br /&gt;· Panggil dengan IP&lt;br /&gt;&gt;192.168.1.2&lt;br /&gt;Ø Konfigurasi Web Server&lt;br /&gt;Setelah mengetahui cara kerja dan setting DNS, selanjutnya masuk ke bagian web yang merupakan penggunaan paling populer di linux. Dalam kerja praktik ini menggunakan server web apache yang sudah tersedia di linux.&lt;br /&gt;Web server akan bekerja sama dengan DNS server, karena nama alamat situs yang dibuat akan diambil dari DNS server yaitu &lt;a href="http://www.diknasoki./"&gt;www.diknasoki.&lt;/a&gt;go.id sehingga pada web browse client cukup memberikan nama tersebut dan tidak perlu memasukkan IP address dari web browsernya.&lt;br /&gt;Prosedur penyettingan Web Server&lt;br /&gt;1. Mengecek paket instalasi apache&lt;br /&gt;#which httpd&lt;br /&gt;/usr/sbin/httpd&lt;br /&gt;Artinya paket appserv sudah ada di computer.&lt;br /&gt;2. Membuat kontens PHP or HTML yang sederhana,&lt;br /&gt;buat satu folder di directory /var/www/, directory yang dibuat yaitu server&lt;br /&gt;# mkdir -p /var/www/server&lt;br /&gt;Masuk kedalam directory server&lt;br /&gt;# cd /var/www/server&lt;br /&gt;Lalu ketika file PHP sederhana sbb&lt;br /&gt;#Vi index.php&lt;br /&gt;Lalu ketikan program yang ini ditampilkan :&lt;br /&gt;Simpan file yang telah diketik dengan SHIFT + : wq&lt;br /&gt;3. mengedit file httpd.conf&lt;br /&gt;Masuk kedalam direktory /etc/http/conf&lt;br /&gt;#cd /etc/httpd/conf&lt;br /&gt;Lalu edit file httpd.conf dengan cara sebagai berikut :&lt;br /&gt;# vi httpd.conf&lt;br /&gt;Lalu ketikan file berikut&lt;br /&gt;Simpan file diatas&lt;br /&gt;Berikan hak akses 755 dengan perintah chmod&lt;br /&gt;# chmod 755 httpd.conf&lt;br /&gt;Menjalankan Web Server&lt;br /&gt;# service httpd restart&lt;br /&gt;Buka browser lalu ketikkan &lt;a href="http://www.diknasoki./"&gt;www.diknasoki.&lt;/a&gt;go.id maka akan muncul yang dibuat…&lt;br /&gt;Dengan mengetikkan IP 192.168.1.2 pada browser juga akan menampilkan web yg dibuat..&lt;br /&gt;..::silakan mencoba::..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7398815192725754148-7951240746031665450?l=armada-wonkgandrung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/feeds/7951240746031665450/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/10/konfigurasi-dns-dan-web-server-red-hat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/7951240746031665450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/7951240746031665450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/10/konfigurasi-dns-dan-web-server-red-hat.html' title='KONFIGURASI DNS DAN WEB SERVER RED HAT'/><author><name>afry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14832770636801750849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qhN06NB6XpE/Sg0nba6i0QI/AAAAAAAAADk/y7CVONMbdYA/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7398815192725754148.post-5209365862300168246</id><published>2009-10-01T14:05:00.000+07:00</published><updated>2009-10-01T15:35:58.709+07:00</updated><title type='text'>Jaringan Komputer 2</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;color:#000099;"&gt;1. Pengertian&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Tiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node.&lt;br /&gt;Sebuah jaringan biasanya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling berhubungan diantara satu dengan yang lain, dan saling berbagi sumber daya misalnya CDROM, Printer, pertukaran file, atau memungkinkan untuk saling berkomunikasi secara elektronik. Komputer yang terhubung tersebut, dimungkinkan berhubungan dengan media kabel, saluran telepon, gelombang radio, satelit, atau sinar infra merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;2. Jenis-Jenis jaringan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada 3 macam jenis Jaringan/Network yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Local Area Network (LAN) /Jaringan Area Lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah LAN, adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relatif kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuah gedung, atau sebuah sekolah, dan biasanya tidak jauh dari sekitar 1 km persegi.&lt;br /&gt;Beberapa model konfigurasi LAN, satu komputer biasanya dijadikan sebuah file  erver. Yang mana digunakan untuk menyimpan perangkat lunak (software) yang mengatur aktifitas jaringan, ataupun sebagai perangkat lunak yang dapat digunakan oleh komputerkomputer yang terhubung ke dalam network. Komputer-komputer yang terhubung ke dalam jaringan (network) itu biasanya disebut dengan workstation. Biasanya kemampuan workstation lebih di bawah dari file server dan mempunyai aplikasi lain di dalam harddisknya selain aplikasi untuk jaringan. Kebanyakan LAN menggunakan media kabel untuk menghubungkan antara satu komputer dengan komputer lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Metropolitan Area Network (MAN) / Jaringan area Metropolitan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah MAN, biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya antar wilayah dalam satu propinsi. Dalam hal ini jaringan menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar, sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana beberapa kantor cabang sebuah Bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya. Misalnya Bank BNI yang ada di seluruh wilayah Ujung Pandang atau Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Wide Area Network (WAN) / Jaringan area Skala Besar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wide Area Networks (WAN) adalah jaringan yang lingkupnya biasanya sudah menggunakan sarana Satelit ataupun kabel bawah laut sebagai contoh keseluruhan jaringan BANK BNI yang ada di Indonesia ataupun yang ada di Negara-negara lain. Menggunakan sarana WAN, Sebuah Bank yang ada di Bandung bisa menghubungi kantor cabangnya yang ada di Hongkong, hanya dalam beberapa menit. Biasanya WAN agak rumit dan sangat kompleks, menggunakan banyak sarana untuk menghubungkan antara LAN dan WAN ke dalam Komunikasi Global seperti Internet. Tapi bagaimanapun juga antara LAN, MAN dan WAN tidak banyak berbeda dalam beberapa hal, hanya lingkup areanya saja yang berbeda satu diantara yang lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;3. Protokol&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Protokol adalah aturan-aturan main yang mengatur komunikasi diantara beberapa komputer di dalam sebuah jaringan, aturan itu termasuk di dalamnya petunjuk yang berlaku bagi cara-cara atau metode mengakses sebuah jaringan, topologi fisik, tipe-tipe kabel dan kecepatan transfer data. Protokol-Protokol yang dikenal adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Ethernet&lt;br /&gt;2. Local Talk&lt;br /&gt;3. Token Ring&lt;br /&gt;4. FDDI&lt;br /&gt;5. ATM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Ethernet&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Protocol Ethernet sejauh ini adalah yang paling banyak digunakan, Ethernet menggunakan metode akses yang disebut CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access/Collision Detection). Sistem ini menjelaskan bahwa setiap komputer memperhatikan ke dalam kabel dari network sebelum mengirimkan sesuatu ke dalamnya. Jika dalam jaringan tidak ada aktifitas atau bersih komputer akan mentransmisikan data, jika ada transmisi lain di dalam kabel, komputer akan menunggu dan akan mencoba kembali transmisi jika jaringan telah bersih. kadangkala dua buah komputer melakukan transmisi pada saat yang sama, ketika hal ini terjadi, masing-masing komputer akan mundur dan akan menunggu kesempatan secara acak untuk mentransmisikan data kembali. metode ini dikenal dengan koalisi, dan tidak akan berpengaruh pada kecepatan transmisi dari network.&lt;br /&gt;Protokol Ethernet dapat digunakan untuk pada model jaringan Garis lurus , Bintang, atau Pohon . Data dapat ditransmisikan melewati kabel twisted pair, koaksial, ataupun kabel fiber optic pada kecepatan 10 Mbps.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;LocalTalk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LocalTalk adalah sebuh protokol network yang di kembangkan oleh Apple Computer, Inc. untuk mesin-mesin komputer Macintosh . Metode yang digunakan oleh LocalTalk adalah CSMA/CA (Carrier Sense Multiple Access with Collision Avoidance). Hampir sama dengan CSMA/CD.. Adapter LocalTalk dan cable twisted pair khusus dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa computer melewati port serial. Sistem Operasi Macintosh memungkinkan koneksi secara jaringan peer-to-peer tanpa membutuhkan tambahan aplikasi khusus Protokol LocalTalk dapat digunakan untuk model jaringan Garis Lurus , Bintang , ataupun model Pohon dengan menggunakan kabel twisted pair . Kekurangan yang paling mencolok yaitu kecepatan transmisinya. Kecepatan transmisinya hanya 230 Kbps.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Token Ring&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Protokol Token di kembangkan oleh IBM pada pertengahan tahun 1980. Metode Aksesnya melalui lewatnya sebuah token dalam sebuah lingkaran seperti Cincin . Dalam lingkaran token, komputer-komputer dihubungkan satu dengan yang lainnya seperti sebuah cincin. Sebuah Sinyal token bergerak berputar dalam sebuah lingkaran (cincin) dalam sebuah jaringan dan bergerak dari sebuah komputer-menuju ke komputer berikutnya, jika pada persinggahan di salah satu komputer ternyata ada data yang ingin ditransmisikan, token akan mengangkutnya ke tempat dimana data itu ingin ditujukan, token bergerak terus untuk saling mengkoneksikan diantara masing-masing komputer. protokol Token Ring membutuhkan model jaringan Bintang dengan menggunakan kabel twisted pair atau kabel fiber optic . Dan dapat melakukan kecepatan transmisi 4 Mbps atau 16 Mbps. Sejalan dengan perkembangan Ethernet, penggunaan Token Ring makin berkurang sampai sekarang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;FDDI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fiber Distributed Data Interface (FDDI) adalah sebuah Protokol jaringan yang menghubungkan antara dua atau lebih jaringan bahkan pada jarak yang jauh . Metode aksesnyayang digunakan oleh FDDI adalah model token . FDDI menggunakan dua buah topologi ring secara fisik. Proses transmisi baiasanya menggunakan satu buah ring, namun jika ada masalah ditemukan akan secara otomatis menggunakan ring yang kedua. Sebuah keuntungan dari FDDI adalah kecepatan dengan menggunakan fiber optic cable pada kecepatan 100 Mbps.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;ATM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ATM adalah singkatan dari Asynchronous Transfer Mode (ATM) yaitu sebuah protokol jaringan yang mentransmisikan pada kecepatan 155 Mbps atau lebih . ATM mentarnsmisikan data kedalam satu paket dimana pada protokol yang lain mentransfer pada besar-kecilnya paket. ATM mendukung variasi media seperti video, CD-audio, dan gambar. ATM bekerja pada model topologi Bintang , dengan menggunakan Kabel fiber optic ataupun kabel twisted pair . ATM pada umumnya digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih LAN . dia juga banyak dipakai oleh Internet Service Providers (ISP) untuk meningkatkan kecepatan akses Internet untuk klien mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;4. Perangkat keras yang diperlukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perangkat keras yang dibutuhkan untuk membangun sebuah jaringan komputer yaitu : Komputer, Card Network, Hub, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan koneksi jaringan seperti: Printer, CDROM, Scanner, Bridges, Router dan lainnya yang dibutuhkan untuk process transformasi data didalam jaringan &lt;br /&gt;1. File Servers&lt;br /&gt;2. Workstations&lt;br /&gt;3. Network Interface Cards&lt;br /&gt;4. Concentrators/Hubs&lt;br /&gt;5. Repeaters&lt;br /&gt;6. Bridges&lt;br /&gt;7. Routers&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;File Servers&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah file server merupakan jantungnya kebayakan Jaringan, merupakan komputer yang sangat cepat, mempunyai memori yang besar, harddisk yang memiliki kapasitas besar, dengan kartu jaringan yang cepat. Sistem operasi jaringan tersimpan disini, juga termasuk didalamnya beberapa aplikasi dan data yang dibutuhkan untuk jaringan. Sebuah file server bertugas mengontrol komunikasi dan informasi diantara node/komponen dalam suatu jaringan. Sebagai contoh mengelola pengiriman file database atau pengolah kata dari workstation atau salah satu node, ke node yang lain, atau menerima email pada saat yang bersamaan dengan tugas yang lain....terlihat bahwa tugas file server sangat kompleks, dia juga harus menyimpan informasi dan membaginya secara cepat. Sehingga minimal sebuah file server mempunyai beberpa karakter seperti tersebut di bawah ini :&lt;br /&gt;Processor minimal 166 megahertz atau processor yang lebih cepat lagi (Pentium Pro, Pentium II, PowerPC). &lt;br /&gt;Sebuah Harddisk yang cepat dan berkapasitas besar atau kurang lebih 10 GB &lt;br /&gt;Sebuah RAID (Redundant Array of Inexpensive Disks). &lt;br /&gt;Sebuah tape untuk back up data (contohnya . DAT, JAZ, Zip, atau CDRW ) &lt;br /&gt;Mempunyai banyak port network &lt;br /&gt;Kartu jaringan yang cepat dan Reliabilitas&lt;br /&gt;Kurang lebih 32 MB memori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Workstations&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keseluruhan komputer yang terhubung ke file server dalam jaringan disebut sebagai workstation. Sebuah workstation minimal mempunyai ; Kartu jaringan, Aplikasi jaringan (sofware jaringan), kabel untuk menghubungkan ke jaringan, biasanya sebuah workstation tidak begitu membutuhkan Floppy karena data yang ingin di simpan bisa dan dapat diletakkan di file server. Hampir semua jenis komputer dapat digunakan sebagai komputer workstation.&lt;br /&gt;Network Interface Cards (NIC) atau Kartu Jaringan&lt;br /&gt;Kartu Jaringan (NIC) merupakan perangkat yang menyediakan media untuk menghubungkan antara komputer, kebanyakan kartu jaringan adalah kartu inernal, yaitu kartu jaringan yang di pasang pada slot ekspansi di dalam komputer. Beberapa komputer seperti komputer MAC, menggunakan sebuah kotak khusus yang ditancapkan ke port serial atau SCSI port komputernya. Pada komputer notebook ada slot untuk kartu jaringan yang biasa disebut PCMCIA slot. Kartu jaringan yang banyak terpakai saat ini adalah : kartu jaringan Ethernet, LocalTalk konektor, dan kartu jaringan Token Ring. Yang saat ini populer digunakan adalah Ethernet, lalu diikuti oleh Token Ring, dan LocalTalk,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Ethernet Card / Kartu Jaringan Ethernet&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kartu jaringan Ethernet biasanya dibeli terpisah dengan komputer, kecuali seperti komputer Macintosh yang sudah mengikutkan kartu jaringan Ethernet didalamnya. kartu Jaringan ethernet umumnya telah menyediakan port koneksi untuk kabel Koaksial ataupun kabel twisted pair, jika didesain untuk kabel koaksial konenektorya adalah BNC, dan apabila didesain untuk kabel twisted pair maka akan punya konektor RJ-45. Beberapa kartu jaringan ethernet kadang juga punya konektor AUI. Semua itu di koneksikan dengan koaksial, twisted pair,ataupun dengan kabel fiber optik. Gambar Kartu Jaringan Ethernet Dari Atas Ke Bawah : konektor RJ-45, konektor AUI, dan konektor BNC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;LocalTalk Connectors/Konektor LocalTalk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LocalTalk adalah kartu jaringan buat komputer macintosh, ini menggunakan sebuah kotak adapter khusus dan kabel yang terpasang ke Port untuk printer. Kekurangan dari LocalTalk dibandingkan Ethernet adalah kecepatan laju transfer datanya, Ethernet bi Jaringan komputer bukanlah sesuatu yang baru saat ini. Hampir di setiap perusahaan terdapat jaringan komputer untuk memperlancar arus informasi di dalam perudahaan tersebut. Internet yang mulai populer saat ini adalah suatu jaringan komputer raksasa yang merupakan jaringan jaringan komputer yang terhubungan dan dapat saling berinteraksi. Hal ini dapat terjadi karena adanya perkembangan teknologi jaringan yang sangat pesat, sehingga dalam beberapa tahun saja jumlah pengguna jaringan komputer yang tergabung dalam Internet berlipat ganda.asanya dapat sampai 10 Mbps, sedangkan LocalTalk hanya dapat beroperasi pada kecepatan 230 Kbps atau setara dengan 0.23 Mps&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Token Ring Cards&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kartu jaringan Token Ring terlihat hampir sama dengan Kartu jaringan Ethernet. Satu perbedaannya adalah tipe konektor di belakang KArtu jaringannya, Token Ring umumnya mempunyai tipe konektor 9 Pin DIN yang menyambung Kartu jaringan ke Kabel Network.&lt;br /&gt;Hub/Konsentrator &lt;br /&gt;Sebuah Konsentrator/Hub adalah sebuah perangkat yang menyatukan kabel-kabel network dari tiap-tiap workstation, server atau perangkat lain. Dalam topologi Bintang, kabel twisted pair datang dari sebuah workstation masuk kedalam hub. Hub mempunyai banyak slot concentrator yang mana dapat dipasang menurut nomor port dari card yang dituju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri-ciri yang dimiliki Konsentrator adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya terdiri dari 8, 12, atau 24 port RJ-45&lt;br /&gt;Digunakan pada topologi Bintang/Star&lt;br /&gt;Biasanya di jual dengan aplikasi khusus yaitu aplikasi yang mengatur&lt;br /&gt;manjemen port tersebut.&lt;br /&gt;Biasanya disebut hub&lt;br /&gt;Biasanya di pasang pada rak khusus, yang didalamnya ada Bridges, router&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Repeaters&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh yang paling mudah adalah pada sebuah LAN menggunakan topologi Bintang dengan menggunakan kabel unshielded twisted pair. Dimana diketahui panjang maksimal untuk sebuah kabel unshileded twisted pair adalah 100 meter, maka untuk menguatkan sinyal dari kabel tersebut dipasanglah sebuah repeater&lt;br /&gt;pada jaringan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Bridges / Jembatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah sebuah perangkat yang membagi satu buah jaringan kedalam dua buah jaringan, ini digunakan untuk mendapatkan jaringan yang efisien, dimana kadang pertumbuhan network sangat cepat makanya di perlukan jembatan untuk itu. Kebanyakan Bridges dapat mengetahui masing-masing alamat dari tiap-tiap segmen komputer pada jaringan sebelahnya dan juga pada jaringan yang lain di sebelahnya pula. Diibaratkan bahwa Bridges ini seperti polisi lalu lintas yang mengatur di persimpangan jalan pada saat jam-jam sibuk. Dia mengatur agar informasi di antara kedua sisi network tetap jalan dengan baik dan teratur. Bridges juga dapat di gunakan untuk mengkoneksi diantara network yang menggunakan tipe kabel yang berbeda ataupun topologi yang berbeda pula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Routers&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah Router mengartikan informaari dari satu jaringan ke jaringan yang lain, dia hampir sama dengan Bridge namun agak pintar sedikit, router akan mencari jalur yang terbaik untuk mengirimkan sebuah pesan yang berdasakan atas alamat tujuan dan alamat asal. Sementara Bridges dapat mengetahui alamat masing-masing komputer di masing-masing sisi jaringan, router mengetahui alamat komputerr, bridges dan router lainnya. router dapat mengetahui keseluruhan jaringan melihat sisi mana yang paling sibuk dan dia bisa menarik data dari sisi yang sibuk tersebut sampai sisi tersebut bersih. Jika sebuah perusahaan mempunyai LAN dan menginginkan terkoneksi ke Internet, mereka harus membeli router. Ini berarti sebuah router dapat menterjemahkan informasi diantara LAN anda dan Internet. ini juga berarti mencarikan alternatif jalur yang terbaik untuk mengirimkan data melewati internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini berarti Router itu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengatur jalur sinyal secara effisien&lt;br /&gt;Mengatur Pesan diantara dua buah protocol&lt;br /&gt;Mengatur Pesan diantara topologi jaringan linear Bus dan Bintang(star)&lt;br /&gt;Mengatur Pesan diantara melewati Kabel Fiber optic, kabel koaaksialm atau&lt;br /&gt;kabel twisted pair&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;5. Topologi/Bentuk Jaringan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topologi suatu jaringan didasarkan pada cara penghubung sejumlah nodeatau sentral dalam membentuk suatu sistem jaringan. Topologi jaringan yang umum dipakai adalah : Mess, Bintang (Star), Bus, Tree, dan Cincin (Ring).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Topologi Jaringan Mesh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Topologi Jaringan Bintang (Star)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam topologi jaringan bintang, salah satu sentral dibuat sebagai sentral pusat. Bila dibandingkan dengan sistem mesh, sistem ini mempunyai tingkat kerumitan jaringan yang lebih sederhana sehingga sistem menjadi lebih ekonomis, tetapi beban yang dipikul sentral pusat cukup berat. Dengan demikian kemungkinan tingkat kerusakan atau gangguan dari sentral ini lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Topologi Jaringan Bus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada topologi ini semua sentral dihubungkan secara langsung pada medium transmisi dengan konfigurasi yang disebut Bus. Transmisi sinyal dari suatu sentral tidak dialirkan secara bersamaan dalam dua arah. Hal ini berbeda sekali dengan yang terjadi pada topologi jaringan mesh atau bintang, yang pada kedua sistem tersebut dapat dilakukan komunikasi atau interkoneksi antar sentral secara bersamaan. topologi jaringan bus tidak umum digunakan untuk interkoneksi antar sentral, tetapi biasanya digunakan pada sistem jaringan komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Topologi Jaringan Pohon (Tree)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Topologi Jaringan Cincin (Ring)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membentuk jaringan cincin, setiap sentral harus dihubungkan seri satu dengan yang lain dan hubungan ini akan membentuk loop tertutup. Dalam sistem ini setiap sentral harus dirancang agar dapat berinteraksi dengan sentral yang berdekatan maupun berjauhan. Dengan demikian kemampuan melakukan switching ke berbagai arah sentral. Keuntungan dari topologi jaringan ini antara lain : tingkat kerumitan jaringan rendah (sederhana), juga bila ada gangguan atau kerusakan pada suatu sentral maka aliran trafik dapat dilewatkan pada arah lain dalam sistem.&lt;br /&gt;Yang paling banyak digunakan dalam jaringan komputer adalah jaringan bertipe bus dan pohon (tree), hal ini karena alasan kerumitan, kemudahan instalasi dan pemeliharaan serta harga yang harus dibayar. Tapi hanya jaringan bertipe pohon (tree) saja yang diakui kehandalannya karena putusnya salah satu kabel pada client, tidak akan mempengaruhi hubungan client yang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7398815192725754148-5209365862300168246?l=armada-wonkgandrung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/feeds/5209365862300168246/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/10/jaringan-komputer-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/5209365862300168246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/5209365862300168246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/10/jaringan-komputer-2.html' title='Jaringan Komputer 2'/><author><name>afry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14832770636801750849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qhN06NB6XpE/Sg0nba6i0QI/AAAAAAAAADk/y7CVONMbdYA/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7398815192725754148.post-4561681435576422858</id><published>2009-07-06T17:40:00.000+07:00</published><updated>2009-07-06T17:41:39.460+07:00</updated><title type='text'>SIAPA SICH YANG G TAU FACEBOOK</title><content type='html'>Demam Facebook... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Facebook...semua sekarang sedang demam facebook. Hampir semua orang bicara facebook. Kalaupun ada yang belum tau facebook, Hah...? hari gini lum punya facebook...gubrak...hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk aku yang juga hampir tiap hari selalu luangkan waktu utk buka situs pertemanan itu. Emang sih, banyak banget yang bisa didapat dari facebook. Terutama teman2 lama, di fb itu kita bisa tanpa sengaja bertemu teman2 lama, seperti teman es de, es em pe, or es em a, yang notabene udah lama banget gak ketauan kabar beritanya. Terus, kita juga bisa dapet teman baru yang bisa kita dapet dari temannya teman kita, atau dari grup yang kita ikuti. Yach...itu menurutku sisi menariknyadari fb itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Btw...Memang sebenarnya apa arti Facebook? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Facebook adalah situs web jejaring sosial yang diluncurkan pada tanggal 4 Pebruari 2004. Penemunya adalah Mark Zuckerberg seorang mahasiswa Harvard College yang (pada saat itu) baru berusia 23 tahun. Meskipun baru berusia lima tahun sejak Facebook ditemukan, ternyata penggunanya tercatat sudah 150 juta orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang memanfaatkan Facebook untuk berbagai kepentingan. Ada yang menggunakan untuk chatting, ajang silaturahmi, mencari teman lama bahkan untuk ajang kampanye. Facebook kian melambung ketika Barack Obama, yang saat itu masih Capres AS, menggunakan Facebook untuk menggalang dukungan dana sekaligus untuk berkampanaye. Lewat ajang Facebook tercatat ada 5.338.731 orang yang menjadi sahabat Obama. Dan ternyata, Facebook bisa mengantarkan Barack Obama menduduki kursi Presiden AS. Fantastik bukan ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan sebagaimana yang dimuat dalam Sriwijaya Post, mulai bulan September 2006 sampai dengan September 2007, peringkat Facebook naik dari posisis ke-60 ke posisi ke-7 situs yang paling banyak dikunjungi. Sampai saat ini, Facebook adalah situs nomor satu untuk foto di Amerika Serikat dan mampu mengungguli situs lainnya seperti Flickr.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan kondisi di Indonesia ? Sejak Facebook makin meroket, banyak orang yang meninggalkan situs jejaring sosial lainnya seperti Friendster dan mulai beralih ke Facebook. Facebook seolah telah menjadi lambang pergaulan saat ini.Menurut catatan Situs Allfacebook.com, saat ini telah tercatat lebih dari satu juta orang yang terdaftar dalam account Facebook. Jumlah ini masih akan terus bertambah dengan kecepatan yang fantastis, mengingat pada bulan Desember 2008 penggunanya masih sekitar 700 ribu orang. Saat ini Facebook telah berada di rangking kelima sebagai situs yang paling banyak diakses di Indonesia. Indonesia menjadi Negara Asia Tenggara dengan tingkat pertumbuhan Facebook tercepat. Bahkan Indonesia tercatat dalam sepuluh besar negara pemakai situs yang mulai dibuka untuk umum mulai tahun 2006 ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi singkat kata, cukup masuk akal apabila saat ini makin banyak orang yang terkena demam Facebook. Disela himpitan pekerjaan, maka munculnya Facebook dengan segala kemudahannya berhasil menjembatani kebutuhan manusia untuk tetap berinteraksi dengan orang lain. Apalagi kalau bisa menjalin kembali silaturahmi dengan teman lama yang telah sekian puluh tahun "kehilangan jejaknya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya sekarang, sudahkah anda punya account Facebook ? hehehe...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7398815192725754148-4561681435576422858?l=armada-wonkgandrung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/feeds/4561681435576422858/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/07/siapa-sich-yang-g-tau-facebook.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/4561681435576422858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/4561681435576422858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/07/siapa-sich-yang-g-tau-facebook.html' title='SIAPA SICH YANG G TAU FACEBOOK'/><author><name>afry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14832770636801750849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qhN06NB6XpE/Sg0nba6i0QI/AAAAAAAAADk/y7CVONMbdYA/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7398815192725754148.post-8766886287901993552</id><published>2009-04-17T14:49:00.001+07:00</published><updated>2009-04-17T14:51:54.518+07:00</updated><title type='text'>aRmaDa masa depan           adaband</title><content type='html'>Indah persahabatan&lt;br /&gt;Ta pernah hilang di memori ini&lt;br /&gt;Tertawa bersama&lt;br /&gt;Meski selali diiringi oleh kesedihan&lt;br /&gt;Penuh warnaBila tlah dewasa&lt;br /&gt;Terkadang kita kekanak-kanakanSelalu berkhayal&lt;br /&gt;Namun melangkah dengan cita - cita yang muliaAnugerah sang kuasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reff :Kitalah armada masa depan&lt;br /&gt;Yang akan mengukir dunia&lt;br /&gt;Raih semua bintang&lt;br /&gt;Dan tebarkan sinarnya terangi semesta&lt;br /&gt;Takkan dipungkiri&lt;br /&gt;Nanti kita akan menjadi tuaJangan dibiarkan bergulirnya waktu&lt;br /&gt;anyalah memakan usia&lt;br /&gt;Tak jelas tujuannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bridge :Hempaskan ragu dan kegalauanGapailah semua angan mimpimuCerahnya hari bila terciptaMaha karya anak manusia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7398815192725754148-8766886287901993552?l=armada-wonkgandrung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/feeds/8766886287901993552/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/04/armada-masa-depan-adaband.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/8766886287901993552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/8766886287901993552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/04/armada-masa-depan-adaband.html' title='aRmaDa masa depan           adaband'/><author><name>afry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14832770636801750849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qhN06NB6XpE/Sg0nba6i0QI/AAAAAAAAADk/y7CVONMbdYA/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7398815192725754148.post-3604672833007933664</id><published>2009-04-07T15:50:00.000+07:00</published><updated>2009-04-07T16:12:56.562+07:00</updated><title type='text'>PERHITUNGAN SUBNETTING</title><content type='html'>&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;PERHITUNGAN SUBNETTING&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah anda membaca artikel Konsep Subnetting dan memahami konsep Subnetting dengan baik. Kali ini saatnya anda mempelajari teknik penghitungan subnetting. Penghitungan subnetting bisa dilakukan dengan dua cara, cara binary yang relatif lambat dan cara khusus yang lebih cepat. Pada hakekatnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berkisar di empat masalah: Jumlah Subnet, Jumlah Host per Subnet, Blok Subnet, dan Alamat Host- Broadcast.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2. Namun adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24, apa ini artinya? Artinya bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0. Lho kok bisa seperti itu? Ya, /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0). Konsep ini yang disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT.&lt;br /&gt;Pertanyaan berikutnya adalah Subnet Mask berapa saja yang bisa digunakan untuk melakukan subnetting? Ini terjawab dengan tabel di bawah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subnet Mask Nilai CIDR&lt;br /&gt;255.128.0.0/9&lt;br /&gt;255.192.0.0/10&lt;br /&gt;255.224.0.0/11&lt;br /&gt;255.240.0.0/12&lt;br /&gt;255.248.0.0/13&lt;br /&gt;255.252.0.0/14&lt;br /&gt;255.254.0.0/15&lt;br /&gt;255.255.0.0/16&lt;br /&gt;255.255.128.0/17&lt;br /&gt;255.255.192.0/18&lt;br /&gt;255.255.224.0/19&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subnet Mask Nilai CIDR&lt;br /&gt;255.255.240.0/20&lt;br /&gt;255.255.248.0/21&lt;br /&gt;255.255.252.0/22&lt;br /&gt;255.255.254.0/23&lt;br /&gt;255.255.255.0/24&lt;br /&gt;255.255.255.128/25&lt;br /&gt;255.255.255.192/26&lt;br /&gt;255.255.255.224/27&lt;br /&gt;255.255.255.240/28&lt;br /&gt;255.255.255.248/29&lt;br /&gt;255.255.255.252/30&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS C&lt;br /&gt;Ok, sekarang mari langsung latihan saja. Subnetting seperti apa yang terjadi dengan sebuah NETWORK ADDRESS 192.168.1.0/26 ?Analisa: 192.168.1.0 berarti kelas C dengan Subnet Mask /26 berarti 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192).Penghitungan: Seperti sudah saya sebutkan sebelumnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berpusat di 4 hal, jumlah subnet, jumlah host per subnet, blok subnet, alamat host dan broadcast yang valid. Jadi kita selesaikan dengan urutan seperti itu:Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnetJumlah Host per Subnet = 2y - 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah 26 - 2 = 62 hostBlok Subnet = 256 - 192 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi total subnetnya adalah 0, 64, 128, 192.Bagaimana dengan alamat host dan broadcast yang valid? Kita langsung buat tabelnya. Sebagai catatan, host pertama adalah 1 angka setelah subnet, dan broadcast adalah 1 angka sebelum subnet berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subnet&lt;br /&gt;192.168.1.0&lt;br /&gt;192.168.1.64&lt;br /&gt;192.168.1.128&lt;br /&gt;192.168.1.192&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Host Pertama&lt;br /&gt;192.168.1.1&lt;br /&gt;192.168.1.65&lt;br /&gt;192.168.1.129&lt;br /&gt;192.168.1.193&lt;br /&gt;Host Terakhir&lt;br /&gt;192.168.1.62&lt;br /&gt;192.168.1.126&lt;br /&gt;192.168.1.190&lt;br /&gt;192.168.1.254&lt;br /&gt;Broadcast&lt;br /&gt;192.168.1.63&lt;br /&gt;192.168.1.127&lt;br /&gt;192.168.1.191&lt;br /&gt;192.168.1.255&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sudah selesaikan subnetting untuk IP address Class C. Dan kita bisa melanjutkan lagi untuk subnet mask yang lain, dengan konsep dan teknik yang sama. Subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class C adalah:&lt;br /&gt;Subnet Mask Nilai CIDR&lt;br /&gt;255.255.255.128/25&lt;br /&gt;255.255.255.192/26&lt;br /&gt;255.255.255.224/27&lt;br /&gt;255.255.255.240/28&lt;br /&gt;255.255.255.248/29&lt;br /&gt;255.255.255.252/30&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS B&lt;br /&gt;Berikutnya kita akan mencoba melakukan subnetting untuk IP address class B. Pertama, subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class B adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subnet Mask Nilai&lt;br /&gt;CIDR&lt;br /&gt;255.255.128.0/17&lt;br /&gt;255.255.192.0/18&lt;br /&gt;255.255.224.0/19&lt;br /&gt;255.255.240.0/20&lt;br /&gt;255.255.248.0/21&lt;br /&gt;255.255.252.0/22&lt;br /&gt;255.255.254.0/23&lt;br /&gt;Subnet Mask Nilai CIDR&lt;br /&gt;255.255.255.0/24&lt;br /&gt;255.255.255.128/25&lt;br /&gt;255.255.255.192/26&lt;br /&gt;255.255.255.224/27&lt;br /&gt;255.255.255.240/28&lt;br /&gt;255.255.255.248/29&lt;br /&gt;255.255.255.252/30&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, kita coba satu soal untuk Class B dengan network address 172.16.0.0/18.&lt;br /&gt;Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /18 berarti 11111111.11111111.11000000.00000000 (255.255.192.0).Penghitungan:&lt;br /&gt;Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada 2 oktet terakhir. Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnetJumlah Host per Subnet = 2y - 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada 2 oktet terakhir. Jadi jumlah host per subnet adalah 214 - 2 = 16.382 hostBlok Subnet = 256 - 192 = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi total subnetnya adalah 0, 64, 128, 192.Alamat host dan broadcast yang valid?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subnet&lt;br /&gt;172.16.0.0&lt;br /&gt;172.16.64.0&lt;br /&gt;172.16.128.0&lt;br /&gt;172.16.192.0&lt;br /&gt;Host Pertama&lt;br /&gt;172.16.0.1&lt;br /&gt;172.16.64.1&lt;br /&gt;172.16.128.1&lt;br /&gt;172.16.192.1&lt;br /&gt;Host Terakhir&lt;br /&gt;172.16.63.254&lt;br /&gt;172.16.127.254&lt;br /&gt;172.16.191.254&lt;br /&gt;172.16.255.254&lt;br /&gt;Broadcast&lt;br /&gt;172.16.63.255&lt;br /&gt;172.16.127.255&lt;br /&gt;172.16.191.255&lt;br /&gt;172.16..255.255&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih bingung? Ok kita coba satu lagi untuk Class B.Bagaimana dengan network address 172.16.0.0/25.Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /25 berarti 11111111.11111111.11111111.10000000 (255.255.255.128).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghitungan:&lt;br /&gt;Jumlah Subnet = 29 = 512 subnet&lt;br /&gt;Jumlah Host per Subnet = 27 - 2 = 126 host&lt;br /&gt;Blok Subnet = 256 - 128 = 128.&lt;br /&gt;Alamat host dan broadcast yang valid?&lt;br /&gt;Subnet&lt;br /&gt;172.16.0.0&lt;br /&gt;172.16.0.128&lt;br /&gt;172.16.1.0&lt;br /&gt;…&lt;br /&gt;172.16.255.128&lt;br /&gt;Host Pertama&lt;br /&gt;172.16.0.1&lt;br /&gt;172.16.0.129&lt;br /&gt;172.16.1.1&lt;br /&gt;…&lt;br /&gt;172.16.255.129&lt;br /&gt;Host Terakhir&lt;br /&gt;172.16.0.126&lt;br /&gt;172.16.0.254&lt;br /&gt;172.16.1.126&lt;br /&gt;…&lt;br /&gt;172.16.255.254&lt;br /&gt;Broadcast&lt;br /&gt;172.16.0,127&lt;br /&gt;172.16.0.255&lt;br /&gt;172.16.1.127&lt;br /&gt;…&lt;br /&gt;172.16.255.255&lt;br /&gt;Masih bingung juga? Ok sebelum masuk ke Class A, coba ulangi lagi dari Class C, dan baca pelan-pelan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS A&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sudah mantab dan paham, kita lanjut ke Class A. Konsepnya semua sama saja. Perbedaannya adalah di OKTET mana kita mainkan blok subnet. Kalau Class C di oktet ke 4 (terakhir), kelas B di Oktet 3 dan 4 (2 oktet terakhir), kalau Class A di oktet 2, 3 dan 4 (3 oktet terakhir). Kemudian subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class A adalah semua subnet mask dari CIDR /8 sampai /30.&lt;br /&gt;Kita coba latihan untuk network address 10.0.0.0/16.Analisa: 10.0.0.0 berarti kelas A, dengan Subnet Mask /16 berarti 11111111.11111111.00000000.00000000 (255.255.0.0).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghitungan:&lt;br /&gt;Jumlah Subnet = 28 = 256 subnet&lt;br /&gt;Jumlah Host per Subnet = 216 - 2 = 65534 host&lt;br /&gt;Blok Subnet = 256 - 255 = 1. Jadi subnet lengkapnya: 0,1,2,3,4, etc.&lt;br /&gt;Alamat host dan broadcast yang valid?&lt;br /&gt;Subnet&lt;br /&gt;10.0.0.0&lt;br /&gt;10.1.0.0&lt;br /&gt;…&lt;br /&gt;10.254.0.0&lt;br /&gt;10.255.0.0&lt;br /&gt;Host Pertama&lt;br /&gt;10.0.0.1&lt;br /&gt;10.1.0.1&lt;br /&gt;…&lt;br /&gt;10.254.0.1&lt;br /&gt;10.255.0.1&lt;br /&gt;Host Terakhir&lt;br /&gt;10.0.255.254&lt;br /&gt;10.1.255.254&lt;br /&gt;…&lt;br /&gt;10.254.255.254&lt;br /&gt;10.255.255.254&lt;br /&gt;Broadcast&lt;br /&gt;10.0.255.255&lt;br /&gt;10.1.255.255&lt;br /&gt;…&lt;br /&gt;10.254.255.255&lt;br /&gt;10.255.255.255&lt;br /&gt;Mudah-mudahan sudah setelah anda membaca paragraf terakhir ini, anda sudah memahami penghitungan subnetting dengan baik. Kalaupun belum paham juga, anda ulangi terus artikel ini pelan-pelan dari atas. Untuk teknik hapalan subnetting yang lebih cepat, tunggu di artikel berikutnya&lt;br /&gt; Catatan:&lt;br /&gt; Semua penghitungan subnet diatas berasumsikan bahwa IP Subnet-Zeroes (dan IP Subnet-Ones) dihitung secara default. Buku versi terbaru Todd Lamle dan juga CCNA setelah 2005 sudah mengakomodasi masalah IP Subnet-Zeroes (dan IP Subnet-Ones) ini. CCNA pre-2005 tidak memasukkannya secara default (meskipun di kenyataan kita bisa mengaktifkannya dengan command ip subnet-zeroes), sehingga mungkin dalam beberapa buku tentang CCNA serta soal-soal test CNAP, anda masih menemukan rumus penghitungan Jumlah Subnet = 2x - 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REFERENSI&lt;br /&gt;Todd Lamle, CCNA Study Guide 5th Edition, Sybex, 2005.Module CCNA 1 Chapter 9-10, Cisco Networking Academy Program (CNAP), Cisco Systems.Hendra Wijaya, Cisco Router, Elex Media Komputindo, 2004.ROMY SATRIOWAHONO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7398815192725754148-3604672833007933664?l=armada-wonkgandrung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/feeds/3604672833007933664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/04/perhitungan-subnetting.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/3604672833007933664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/3604672833007933664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/04/perhitungan-subnetting.html' title='PERHITUNGAN SUBNETTING'/><author><name>afry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14832770636801750849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qhN06NB6XpE/Sg0nba6i0QI/AAAAAAAAADk/y7CVONMbdYA/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7398815192725754148.post-8403402620470558836</id><published>2009-03-31T15:08:00.000+07:00</published><updated>2009-03-31T15:47:14.389+07:00</updated><title type='text'>PERBADAAN KABEL CROSS DAN KABEL STRAIGHT</title><content type='html'>&lt;a href="http://zaduna.blogspot.com/2008/11/perbedaan-antara-kabel-straight-dan.html"&gt;Perbedaan antara Kabel Straight dan Cross&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;label : &lt;a href="http://zaduna.blogspot.com/search/label/networking" rel="tag"&gt;networking&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Buat contekan bila sewaktu-waktu lupa.Untuk menghubungkan dua buah komputer atau menghubungkan dua buah HUB/Switch dengan kabel UTP, dapat menggunakan kabel crossover. Jika mau menghubungkan komputer ke HUB/Switch, gunakan kabel straight.Dalam pengkabelan straight dan cross, kita bisa lihat standar yang sudah ditetapkan untuk masalah pengkabelan ini, EIA/TIA 568A dan EIA/TIA 568B.&lt;br /&gt;EIA/TIA 568A --- EIA/TIA 568B &lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319262100216024434" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 100px; CURSOR: hand; HEIGHT: 287px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_qhN06NB6XpE/SdHQso6TDXI/AAAAAAAAABQ/XKOzvYN_CNM/s320/568-B.gif" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Kabel Straight&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kabel straight adalah istilah untuk kabel yang menggunakan standar yang sama pada kedua ujung kabelnya, bisa EIA/TIA 568A atau EIA/TIA 568B pada kedua ujung kabel. Sederhananya, urutan warna pada kedua ujung kabel sama. Pada kabel straight, pin 1 di salah satu ujung kabel terhubung ke pin 1 pada ujung lainnya, pin 2 terhubung ke pin 2 di ujung lainnya, dan seterusnya.Jadi, ketika PC mengirim data pada pin 1 dan 2 lewat kabel straight ke Switch, Switch menerima data pada pin 1 dan 2. Nah, karena pin 1 dan 2 pada switch tidak akan digunakan untuk mengirim data sebagaimana halnya pin 1 dan 2 pada PC, maka Switchmenggunakan pin 3 dan 6 untuk mengirim data ke PC, karena PC menerima data pada pin 3 dan 6. &lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319263804751300466" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 255px; CURSOR: hand; HEIGHT: 85px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_qhN06NB6XpE/SdHSP2zLR3I/AAAAAAAAABY/iLqfj284_a8/s320/pc-sw.png" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Lebih detailnya, lihat gambar berikut : [klik untuk memperbesar] &lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319265178298570594" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_qhN06NB6XpE/SdHTfzqXV2I/AAAAAAAAABo/W2ego35ll2U/s320/UTP-Straight.png" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s189.photobucket.com/albums/z55/ianis01/UTP-Straight.png"&gt;&lt;/a&gt;Penggunaan kabel straight :menghubungkan komputer ke port biasa di Switch.menghubungkan komputer ke port LAN modem cable/DSL.menghubungkan port WAN router ke port LAN modem cable/DSL.menghubungkan port LAN router ke port uplink di Switch.menghubungkan 2 HUB/Switch dengan salah satu HUB/Switch menggunakan port uplink dan yang lainnya menggunakan port biasaKabel crossoverKabel crossover menggunakan EIA/TIA 568A pada salah satu ujung kabelnya dan EIA/TIA 568B pada ujung kabel lainnya. &lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319267672657037282" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 310px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_qhN06NB6XpE/SdHVw_3xB-I/AAAAAAAAAB4/fYUy1D0uYaY/s320/UTP-Crossover.png" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s189.photobucket.com/albums/z55/ianis01/UTP-Crossover.png"&gt;&lt;/a&gt;Pada gambar, pin 1 dan 2 di ujung A terhubung ke pin 3 dan 6 di ujung B, begitu pula pin 1 dan 2 di ujung B yang terhubung ke pin 3 dan 6 di ujung A. Jadi, pin 1 dan 2 pada setiap ujung kabel digunakan untuk mengirim data, sedangkan pin 3 dan 6 pada setiap ujung kabel digunakan untuk menerima data, karena pin 1 dan 2 saling terhubung secara berseberangan dengan pin 3 dan 6.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Untuk mengenali sebuah kabel apakah crossover ataupun straight adalah dengan hanya melihat salah satu ujung kabel. Jika urutan warna kabel pada pin 1 adalah Putih Hijau, maka kabel tersebut adalah kabel crossover (padahal jika ujung yang satunya lagi juga memiliki urutan warna yang sama yaitu Putih Hijau sebagai pin 1, maka kabel tersebut adalah kabel Straight). Tapi untungnya, kebanyakan kabel menggunakan standar EIA/TIA 568B pada kedua ujung kabelnya.Penggunaan kabel crossover :menghubungkan 2 buah komputer secara langsungmenghubungkan 2 buah HUB/Switch menggunakan port biasa diantara kedua HUB/Switch.menghubungkan komputer ke port uplink Switchmenghubungkan port LAN router ke port biasa di HUB/SwitchPort biasa VS Port uplinkUntuk menghubungkan dua buah HUB/Switch atau menghubungkan dua buah komputer secara langsung dibutuhkan kabel crossover. Tapi jika HUB/Switch atau Network Interface Card (NIC) atau peralatan network lainnya menyediakan Uplinkport atau MDI/MDI-X anda bisa menggunakan kabel straight untuk menghubungkan ke port biasa di HUB/Switch atau Network Interface Card atau peralatan network lainnya. &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7398815192725754148-8403402620470558836?l=armada-wonkgandrung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/feeds/8403402620470558836/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/03/perbadaan-kabel-cross-dan-kabel.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/8403402620470558836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/8403402620470558836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/03/perbadaan-kabel-cross-dan-kabel.html' title='PERBADAAN KABEL CROSS DAN KABEL STRAIGHT'/><author><name>afry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14832770636801750849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qhN06NB6XpE/Sg0nba6i0QI/AAAAAAAAADk/y7CVONMbdYA/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_qhN06NB6XpE/SdHQso6TDXI/AAAAAAAAABQ/XKOzvYN_CNM/s72-c/568-B.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7398815192725754148.post-2360063164756095605</id><published>2009-03-27T14:44:00.000+07:00</published><updated>2009-03-27T14:48:21.150+07:00</updated><title type='text'>7 LAPISAN OSI</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;OSI Reference Model memiliki tujuh lapis, yakni sebagai berikut&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.&lt;a class="new" title="Lapisan aplikasi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lapisan_aplikasi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;Application layer&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah &lt;a class="mw-redirect" title="HTTP" href="http://id.wikipedia.org/wiki/HTTP"&gt;HTTP&lt;/a&gt;, &lt;a class="mw-redirect" title="FTP" href="http://id.wikipedia.org/wiki/FTP"&gt;FTP&lt;/a&gt;, &lt;a class="mw-redirect" title="SMTP" href="http://id.wikipedia.org/wiki/SMTP"&gt;SMTP&lt;/a&gt;, dan &lt;a class="mw-redirect" title="Network File System" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Network_File_System"&gt;NFS&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.&lt;a title="Lapisan presentasi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lapisan_presentasi"&gt;Presentation layer&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berfungsi untuk mentranslasikan &lt;a title="Data" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Data"&gt;data&lt;/a&gt; yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam &lt;a title="Windows NT" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Windows_NT"&gt;Windows NT&lt;/a&gt;) dan juga &lt;a class="new" title="Network shell (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Network_shell&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;Network shell&lt;/a&gt; (semacam &lt;a class="new" title="Virtual Network Computing (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Virtual_Network_Computing&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;Virtual Network Computing&lt;/a&gt; (VNC) atau &lt;a title="Remote Desktop Protocol" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Remote_Desktop_Protocol"&gt;Remote Desktop Protocol&lt;/a&gt; (RDP)).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.&lt;a title="Lapisan sesi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lapisan_sesi"&gt;Session layer&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.&lt;a class="mw-redirect" title="Lapisan transport" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lapisan_transport"&gt;Transport layer&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.&lt;a title="Lapisan jaringan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lapisan_jaringan"&gt;Network layer&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berfungsi untuk mendefinisikan &lt;a class="mw-redirect" title="Pengalamatan IP" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pengalamatan_IP"&gt;alamat-alamat IP&lt;/a&gt;, membuat header untuk &lt;a title="Paket jaringan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Paket_jaringan"&gt;paket-paket&lt;/a&gt;, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan &lt;a title="Router" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Router"&gt;router&lt;/a&gt; dan &lt;a class="new" title="Layer 3 switch (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Layer_3_switch&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;switch layer-3&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.&lt;a title="Lapisan data-link" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lapisan_data-link"&gt;Data-link layer&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan &lt;a title="Perangkat keras" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perangkat_keras"&gt;perangkat keras&lt;/a&gt; (seperti halnya &lt;a class="mw-redirect" title="MAC Address" href="http://id.wikipedia.org/wiki/MAC_Address"&gt;Media Access Control Address (MAC Address)&lt;/a&gt;), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti &lt;a title="Hub" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hub"&gt;hub&lt;/a&gt;, &lt;a title="Bridge" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bridge"&gt;bridge&lt;/a&gt;, &lt;a class="new" title="Repeater (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Repeater&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;repeater&lt;/a&gt;, dan &lt;a title="Layer 2 switch" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Layer_2_switch"&gt;switch layer 2&lt;/a&gt; beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan &lt;a title="Logical Link Control" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Logical_Link_Control"&gt;Logical Link Control&lt;/a&gt; (LLC) dan lapisan &lt;a title="Media Access Control" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Media_Access_Control"&gt;Media Access Control&lt;/a&gt; (MAC).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.&lt;a title="Lapisan fisik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lapisan_fisik"&gt;Physical layer&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya &lt;a title="Ethernet" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ethernet"&gt;Ethernet&lt;/a&gt; atau &lt;a title="Token Ring" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Token_Ring"&gt;Token Ring&lt;/a&gt;), &lt;a title="Topologi jaringan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_jaringan"&gt;topologi jaringan&lt;/a&gt; dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana &lt;a class="mw-redirect" title="Network Interface Card" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Network_Interface_Card"&gt;Network Interface Card&lt;/a&gt; (NIC) dapat berinteraksi dengan media &lt;a title="Kabel" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabel"&gt;kabel&lt;/a&gt; atau &lt;a title="Radio" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Radio"&gt;radio&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7398815192725754148-2360063164756095605?l=armada-wonkgandrung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/feeds/2360063164756095605/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/03/7-lapisan-osi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/2360063164756095605'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/2360063164756095605'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/03/7-lapisan-osi.html' title='7 LAPISAN OSI'/><author><name>afry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14832770636801750849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qhN06NB6XpE/Sg0nba6i0QI/AAAAAAAAADk/y7CVONMbdYA/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7398815192725754148.post-2321354148276371979</id><published>2009-03-27T14:19:00.000+07:00</published><updated>2009-03-27T14:24:50.841+07:00</updated><title type='text'>7 LAYER OSI PADA JARINGAN KOMPUTER</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;&lt;a href="http://mudji.net/press/?p=61" rel="bookmark" tip="Model Jaringan 7 OSI Layer"&gt;Model Jaringan 7 OSI Layer&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ξ April 21st, 2006 → ∇ &lt;a href="http://mudji.net/press/?cat=14" rel="category" tip="View all posts in OSI"&gt;OSI&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://mudji.net/press/?cat=1" rel="category" tip="View all posts in Technology"&gt;Technology&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pengantar Model Open Systems Interconnection(OSI)&lt;br /&gt;Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.Model Layer OSI&lt;br /&gt;Terdapat 7 layer pada model OSI. Setiap layer bertanggungjawwab secara khusus pada proses komunikasi data. Misal, satu layer bertanggungjawab untuk membentuk koneksi antar perangkat, sementara layer lainnya bertanggungjawab untuk mengoreksi terjadinya “error” selama proses transfer data berlangsung.Model Layer OSI dibagi dalam dua group: “upper layer” dan “lower layer”. “Upper layer” fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. Untuk Network Engineer, bagian utama yang menjadi perhatiannya adalah pada “lower layer”. Lower layer adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7398815192725754148-2321354148276371979?l=armada-wonkgandrung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/feeds/2321354148276371979/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/03/7-layer-osi-pada-jaringan-komputer.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/2321354148276371979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/2321354148276371979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2009/03/7-layer-osi-pada-jaringan-komputer.html' title='7 LAYER OSI PADA JARINGAN KOMPUTER'/><author><name>afry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14832770636801750849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qhN06NB6XpE/Sg0nba6i0QI/AAAAAAAAADk/y7CVONMbdYA/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7398815192725754148.post-2661573930114779768</id><published>2008-12-24T15:21:00.000+07:00</published><updated>2008-12-24T15:29:03.569+07:00</updated><title type='text'>KONSEP TEKHNOLOGI INFORMASI</title><content type='html'>&lt;em&gt;KONSEP DASAR TEKNOLOGI INFORMASI&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;1.1 Pengertian dasar dan definisi Teknologi Informasi&lt;br /&gt;1.1.1 Pengertian dasar dan definisi Teknologi Informasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Agar lebih mudah memahami penertian tentang teknologi informasi marilah kita lihat perkembangan sejarahnya. Pada awal sejarah, manusia bertukar informasi melalui bahasa. Maka bahasa adalah teknologi. Bahasa memungkinkan seseorang memahami informasi yang disampaikan oleh orang lain. Tetapi bahasa yang disampaikan dari mulut ke mulut hanya bertahan sebentar saja, yaitu saat si pengirim menyampaikan informasi melalui ucapannya. Setelah ucapan itu selesai maka informasi berada ditangan si penerima. Selain itu jangkauan suara juga terbatas. Sampai jarak tertentu meskipun masih terdengar informasi yang disampaikan lewat bahasa suara akan terdegradasi bahkan hilang sama sekali.&lt;br /&gt;Setelah itu teknologi penyampaian informasi berkembang melalui gambar. Dengan gambar jangkauan informasi bisa lebih jauh. Gambar ini bisa dibawa-bawa dan disampaikan kepada orang lain. Selain itu informasi yang ada bertahan lebih lama. Beberapa gambar peninggalan jaman purba masih ada sampai sekarang sehingga manusia sekarang dapat (mencoba) memahami informasi yang ingin disampaikan pembuatnya.&lt;br /&gt;Adanya alfabet dan angka arabik memudahkan penyampaian informasi dari yang sebelumnya satu gambar mewakili suatu peristiwa dibuat dengan kombinasi alfabet, atau penulisan angka yang tadinya MCMXLIII diganti dengan 1943. Teknologi ini memudahkan penulisan informasi.&lt;br /&gt;Teknologi percetakan memungkinkan pembuatan pintu informasi lebih cepat lagi. Teknologi elektronik seperti radio, tv, komputer bahkan membuat informasi menjadi lebih cepat tersebar di area yang lebih luas dan lebih lama tersimpan.&lt;br /&gt;Dari ilustrasi di atas, maka teknologi merupakan hasil karya kreasi dan inovasi manusia untuk mempermudah berbagai proses dan kegiatan dalam kehidupannya. Penerapan keilmuan untuk mempelajari dan mengembangkan kemampuan dari suatu rekayasa dengan langkah dan teknik tertentu dalam suatu bidang merupakan teknologi. Jadi, Teknologi dapat diartikan sebagai suatu aplikasi dari ilmu dan rekayasa untuk mengembangkan mesin dan prosedur agar memperluas dan memperbaiki kondisi manusia, atau paling tidak memperbaiki efisiensi manusia pada beberapa aspek.&lt;br /&gt;Untuk dapat mengartikan kata informasi, maka sebelumnya kita harus paham dan mengerti difinisi dari “data”. Data dapat didefinsikan sebagai kumpulan fakta mentah yang ada dalam kehidupan. Data merupakan fakta yang belum memiliki manfaat untuk manusia, karena hanya berupa sekumpulan kenyataan yang belum tersusun sehingga tidak dapat diketahui manfaat atau tujuannya. Sekumpulan fakta ini akan menjadi bermanfaat apabila telah diolah terlebih dahulu sehingga dapat memberikan gambaran tujuan yang dimaksudkan. Contoh proses pengolahan data yang dilakukan untuk menghasilkan informasi:&lt;br /&gt;- Menyusun data menurut konfigurasi tertentu sehingga terbentuk tampilan, misalnya tabel, maka tabel tersebut akan memberikan arti.&lt;br /&gt;- Suatu operasi aritmetika, seperti penambahan, pengurangan, pembagian, dan perkalian.&lt;br /&gt;- Suatu operasi statistik, misalnya nilai rata-rata, nilai tengah, dan modus.&lt;br /&gt;- Suatu operasi logika, misalnya lebih besar, lebih kecil, lebih besar, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Kata informasi memiliki arti yang berbeda-beda tergantung pada konteks yang dimaksudkan. Secara umum, Informasi dapat diartikan merupakan hasil pengolahan data yang diproses untuk dapat disampaikan dalam berbagai bentuk yang memiliki arti tertentu agar dapat dimanfaatkan atau dimengerti oleh manusia sesuai dengan komponen dan media penyampaiannya masing-masing.&lt;br /&gt;Namun demikian, pengertian istilah Teknologi Informasi cukup banyak yang mendefinisikannya secara berbeda-beda pula, tetapi ada beberapa definisi dari Teknologi Informasi yang cukup penting yaitu:&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Williams dan Sawyer (2003): Teknologi Informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi yang membawa data, suara ataupun video.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kamus Oxford (1995) : Teknologi Informasi adalah studi atau penggunaan peralatan elektronika, terutama komputer, untuk menyimpan, menganalisis, dan mendistribusikan informasi apa saja, termasuk kata-kata, bilangan, dan gambar.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Alter (1992), Teknologi Informasi mencakup perangkat keras dan perangkat lunak untuk melaksanakan satu atau sejumlah tugas pemrosesan data seperti menangkap, mentransmisikan, menyimpan, memgambil, memanipulasi, atau menampilkan data.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Martin (2002) : Teknologi Informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Lucas (2000) : Teknologi Informasi adalah segala bentuk teknologi yang diterapkan untuk memproses dan mengirimkan infromasi dalam bentuk elektronis.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Wikipedia (2006): Teknologi informasi adalah hasil rekayasa manusia terhadap proses penyampaian informasi dari pengirim ke penerima sehingga lebih cepat, lebih luas sebarannya, dan lebih lama penyimpanannya.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Pengertian dari Teknologi Informasi dapat diartikan secara umum sebagai suatu subyek yang luas yang berkenaan tentang teknologi dan aspek lain tentang bagaimana melakukan manajemen dan pemrosesan pengolahan data menjadi informasi. Teknologi informasi ini merupakan subsistem dari sistem informasi (information system). Terutama dalam tinjauan dari sudut pandang teknologinya.&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7398815192725754148-2661573930114779768?l=armada-wonkgandrung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/feeds/2661573930114779768/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2008/12/konsep-tekhnologi-informasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/2661573930114779768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7398815192725754148/posts/default/2661573930114779768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armada-wonkgandrung.blogspot.com/2008/12/konsep-tekhnologi-informasi.html' title='KONSEP TEKHNOLOGI INFORMASI'/><author><name>afry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14832770636801750849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qhN06NB6XpE/Sg0nba6i0QI/AAAAAAAAADk/y7CVONMbdYA/S220/aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
